Senin, 27 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Wartawan Geruduk Kantor KPU Indramayu

Rentetan Keganjalan Jadi Dasar Wartawan Tuntut Jajaran KPU Indramayu Mundur

Koordinator aksi, Ihsan Mahfudz mengatakan, banyak keganjalan yang dilakukan KPU Kabupaten Indramayu, hal demikian turut menimbulkan kecurigaan.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mumu Mujahidin
Handhika Rahman/Tribuncirebon.com
Ratusan wartawan saat menggeruduk Kantor KPU Kabupaten Indramayu, Senin (14/9/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Krisruh demonstrasi yang dilakukan ratusan wartawan berujung dengan didesaknya jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Indramayu untuk mundur dari jabatan.

Massa yang mengatasnamakan diri Koalisi Pers Untuk Demokrasi (KPUD) menilai KPU Kabupaten Indramayu sudah tidak lagi integritas dalam melaksanakan tahapan Pilkada Serentak 2020.

Koordinator aksi, Ihsan Mahfudz mengatakan, banyak keganjalan yang dilakukan KPU Kabupaten Indramayu, hal demikian turut menimbulkan kecurigaan.

Aksi Lakban Mulut Turut Warnai Demo Wartawan di Kantor KPU Indramayu, Ada 3 Hal Tuntutan

Kakek 75 Tahun di Cirebon Mencabuli 4 Anak Sekaligus, Kini Nasibnya Terancam 15 Tahun Penjara

Puncaknya terjadi saat tragedi penghalangan awak media untuk meliput pendaftaran bakal pasangan calon (Bapaslon) pada Minggu (6/9/2020) lalu.

"KPU Indramayu ini diduga tidak netral, diduga mereka tidak menjalankan integritasnya sebagai penyelenggara pemilu, baik itu dalam proses perekrutan, proses coklit dan proses tahapan lainnya," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Senin (14/9/2020).

Mereka juga menilai, KPU Kabupaten Indramayu tertutup dalam keterbukaan publik.

Terlebih, upaya sosialisasi yang dilakukan KPU dalam menyukseskan Pilkada Indramayu 2020 hanya mengandalkan tim publikasi internal dan tidak melibatkan awak media, sangat disayangkan.

"Seharusnya media center KPU juga ikut dilibatkan," ucapnya.

Dalam hal ini, para wartawan berinisiatif melaporkan kejadian yang terjadi di Kabupaten Indramayu kepada Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI untuk segera ditindaklanjuti.

"Ada beberapa catatan yang akan kita lampirkan, mungkin dokumen itu tidak bisa dibuka di sini. Tapi akan kita laporkan ke DKPP RI," ujar dia.

Kota Cimahi Akhirnya Masuk Zona Merah Bareng Bodebek, Emil Minta Pemkot Cimahi Lebih Waspada

KESAKSIAN Ustaz Yusuf Mansur, Sebut Syekh Ali Jaber Baru Dijahit Bahunya 10 Jahitan Langsung Ngajar

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Indramayu, Ahmad Toni Fatoni mewakili seluruh jajaran menyampaikan permohonan maaf dengan setulus-tulusnya.

Adapun untuk tuntutan, pihaknya berjanji akan memenuhi seluruh tuntutan tersebut. Hanya saja, terkait permintaan untuk mundur, Ahmad Toni Fatoni belum bisa memberikan keterangan.

"Terkait dengan yang pertama (mundur) kami akan koordinasikan apakah yang diatur oleh undang-undang dipekenankan atau tidak, kami belum bisa memberikan keterangan hari ini," ujar dia.

Aksi Lakban Mulut

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved