Breaking News:

Covid 19 di Majalengka

Seorang Kepala Desa di Majalengka Dipastikan Terpapar Virus Corona, Dirawat di RSUD Majalengka

Pihaknya selalu mengimbau, kepada seluruh masyarakat Majalengka agar lebih menaati anjuran pemeritah, yakni protokol kesehatan.

TribunCirebon.com/Eki Yulianto
Jubir Satgas Covid-19 Majalengka, Alimudin. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Majalengka mulai menyerang pejabat di pemerintahan. 

Salah seorang kepala desa di Kecamatan Sumberjaya dipastikan terkonfirmasi positif Covid-19.

Jubir Satgas Covid-19 Kabupaten Majalengka, Alimudin membenarkan informasi tersebut.

"Yang bersangkutan merupakan salah seorang kepala desa di wilayah Kecamatan Sumberjaya. Pasien saat ini tengah menjalani perawatan intensif di ruang isolasi RSUD Majalengka," ujar Alimudin saat dikonfirmasi, Rabu (9/9/2020).

Untuk Kecamatan Sumberjaya, jelas dia, sudah enam terkonfirmasi positif setelah kenaikan dua orang satu dari kepala desa dan satunya masyarakat setempat.

Adapun, tes swab sudah dilakukan di Puskesmas Sumberjaya terhadap pasien yang kontak erat dengan kepala desa tersebut.

"Tracing tes swab lainnya akan dilakukan keesokan harinya karena Informasi terkonfirmasi positif baru diketahui Rabu sekarang," ucapnya.

Seluruh Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Indramayu Selesai Jalani Tes Swab, Ini Hasilnya

Gubernur Jabar Bakal Kunjungi Curug Cipeuteuy, Forkopimda Majalengka Lakukan Pengecekan Objek Wisata

Siap-siap, Sejumlah Wilayah di Indramayu Akan Padam Listrik, Kamis 10 September 2020, Ini Jadwalnya

Pihaknya selalu mengimbau, kepada seluruh masyarakat Majalengka agar lebih menaati anjuran pemeritah, yakni protokol kesehatan.

Tentunya, melalui 3M, yaitu mencuci tangan memakai sabun dengan benar, memakai masker, dan menjaga jarak.

Sebab penyebaran Covid-19 khususnya di Majalengka sudah menyebar kemana-mana melalui transmisi lokal.

"Covid bisa menyerang ke siapapun tidak memandang status. Baik itu pejabat maupun masyarakat biasa. Jadi dengan cara 3M diyakini akan mencegah terjadinya penyebaran Covid-19," jelas dia.

Ditanya terkait riwayat perjalanan terhadap kepala desa tersebut, Ali menyampaikan, bahwa disinyalir tidak memiliki aktivitas kemanapun.

Hanya saja, seringnya kunjungan tamu luar dari berbagai daerah di kota angin diyakini membawa sebaran virus.

"Karena dari tracing, yang bersangkutan tidak memiliki aktivitas kemana pun. Diduga kuat dari tamu yang berkunjung kerumahnya," kata Kepala Dinas Kesehatan Majalengka tersebut

Penulis: Eki Yulianto
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved