Breaking News:

Ratusan Personel Polres Majalengka Ikuti Tes Psikologi Bagi Calon Pemegang Senjata Api

jika personel yang lulus dalam tes psikologi dan resmi memegang senpi, diharapkan dapat dimaksimalkan sebaik mungkin.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Eki Yulianto
Suasana kegiatan Tes Psikologi Bagi Calon Pemegang Senpi di Polres Majalengka, Senin (10/8/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Polres Majalengka menggelar tes psikologi sebagai syarat kelayakan untuk penggunaan senjata api (senpi) organik Polri.

Kegiatan dilaksanakan di Gedung Serbaguna Sarja Arya Racana Polres Majalengka dengan diikuti 330 personel, Senin (10/8/2020).

Tes psikologi dilaksanakan bekerja sama dengan tim dari bagian psikologi biro SDM Polda Jawa Barat.

Sedangkan, peserta tes psikologi merupakan para personel Majalengka yang terdiri dari Perwira maupun Bintara terlebih dahulu mendapatkan pengarahan.

Tes psikologi dinilai wajib bagi calon mau pun yang telah memegang senjata api.

Nih Daftar Lagu Dangdut Koplo 2020 Kalia Siska, Via Vallen, dan Nella Kharisma, Semarakkan Agustusan

Wanita Berkerudung Datangi RS Plumbon Cirebon, Cari Ayahnya yang Dikabarkan Kecelakaan di Tol Cipali

Di Kilometer 184 Ruas Tol Cipali, Mobil Travel Berisi 16 Penumpang Oleng, Hantam Mobil Toyota Rush

Selanjutnya, peserta diberikan petunjuk cara mengerjakan soal dan langsung mengerjakannya.

Soal tes psikologi langsung disiapkan oleh tim dari Polda Jawa Barat.

Kapolres Majalengka, AKBP Bismo Teguh Prakoso menyampaikan, bahwa tes psikologi dilaksanakan sebagai persyaratan personel Polri dalam penggunaan senjata api dinas.

Hasil tes nantinya, menentukan apakah personel tersebut layak sebagai pemegang senpi atau tidak.

“Saya berharap seluruh peserta mengerjakan soal yang diberikan tim dengan maksimal. Sehingga seluruhnya dapat lulus tes dan layak direkomendasikan sebagai pemegang senpi organik Polri untuk mendukung pelaksanaan tugas,” ujar Kapolres sekaligus membuka kegiatan tersebut.

Dirinya berpesan, jika personel yang lulus dalam tes psikologi dan resmi memegang senpi, diharapkan dapat dimaksimalkan sebaik mungkin.

Jangan sampai digunakan sembarangan yang mengakibatkan citra buruk bagi kepolisian.

"Semoga lulus dan senpi itu dapat digunakan dengan sebaik-baiknya," ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved