Breaking News:

Siap-siap, Warga Bandung Tak Pakai Masker Bakal Didenda Rp 100 Ribu Mulai Besok

Penerapan sanksi sosial, administratif hingga denda uang Rp 100 ribu akan mulai diberlakukan Pemerintah Kota Bandung mulai Kamis 6 Agustus 2020.

Editor: Mutiara Suci Erlanti
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Ilustrasi Razia masker 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman.

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Penerapan sanksi sosial, administratif hingga denda uang Rp 100 ribu akan mulai diberlakukan Pemerintah Kota Bandung mulai Kamis 6 Agustus 2020.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung, Rasdian Setiadi mengatakan, pihaknya sudah melakukan sosialisasi sejak beberapa pekan lalu hingga hari ini.

"Jadi terkait sanksi itu imbauannya, sosialisasinya sampai dengan hari ini. Besok, kita sudah mulai mengimplementasikan," ujar Rasdian, saat dihubungi Rabu (5/8/2020).

Bersiap Hadapi Lonjakan Kasus Positif Covid-19, Pemprov Jabar Siapkan Tempat Isolasi Mandiri

Menurut Rasdian, penerapan denda itu mengacu pada Peraturan Wali Kota (Perwal) nomor 43 tahun 2020 tentang adaptasi kebiasaan baru (AKB).

Bagi warga yang tak bermasker setelah diberikan teguran, sanksi sosial dan administratif baru akan dikenakan didenda Rp 100 ribu.

"Tapi itu (pemberlakuan dendanya) harus lewat pentahapan juga. Kan di situ (Perwal) ada sanksi ringan berupa tertulis hingga teguran, sanksi sedang ada jaminan identitas ya biasa KTP atau identitas lain. Nah, terakhir itu pengenaan sanksi administrasi paling besar Rp 100 ribu," katanya.

Meriahkan HUT Ke-75 RI, Pelanggan KA Cukup Bayar 75 Persen dari Harga Normal, Ini Cara Dapat Diskon

INI Sosok Sisca Soewitomo, Legenda Dunia Kuliner Indonesia, yang Putuskan Gantung Panci Lewat IG

Sanksi denda berupa uang Rp. 100 ribu, kata dia, diberlakukan jika yang bersangkutan tetap membandel juka sudah beberapa kali diingatkan.

"Misalkan kalau dia enggak pakai masker, sudah diingatkan masih juga, kita tingkatkan ke sanksi sedang, itu kan ada jaminan yang identitas itu, kalau masih juga ya kita kenakan denda berat. Jadi pentahapan lewat itu dulu," ucapnya.

Rasdian menambahkan, pemberlakuan denda tersebut bukan hanya untuk warga yang tak bermasker.

Kasus Covid-19 di Majalengka Meningkat, Gara-gara Penerapan Protokol Kesehatan Sudah Mulai Kendor?

Menurut dia, denda juga berlaku untuk sektor lainnya yang tidak mematuhi protokol kesehatan.

"Giat usaha itu kan diatur Rp 150 ribu paling besar. Tapi untuk kegiatan usaha yang agak besar, itu sampai Rp 500 ribu," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved