Breaking News:

Atlet Paralimpik Berprestasi

Berprestasi di Event Olahraga Tingkat Asia, 3 Atlet Paralimpik Asal Kuningan Jadi PNS di Kemenpora

Sebanyak tiga atlet paralimpik asal Kabupaten Kuningan resmi menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kementerian Pemuda dan Olahraga RI.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Kontributor Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai
Ketua NPCI Kabupaten Kuningan, Elon Carlan 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN -  Sebanyak tiga atlet paralimpik asal Kabupaten Kuningan resmi menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kementerian Pemuda dan Olahraga RI.

"Ketiga PNS yang masuk itu melalui jalur prestasi di bidang olahraga tingkat Asia," kata Ketua NPCI (National Paralimpic Commite Indonesia) Kabupaten Kuningan, Elon Carlan, saat ditemui di ruang kerjanya, lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan, Selasa (16/6/2020).

Masing-masing dari ketiga atlet tersebut,  di antaranya adalah Tati (27) Warga Kecamatan Cibeureum Kunungan.

"Dianggap berprestasi di nomor catur, usai mengalahkan lawannya dari tiap Negara dalam event Asian Para Games 2018 lalu," kata Elon.

Sebut Vonis Aulia Kesuma & Geovanni Kelvin Terlalu Sadis, Pengacara Desak Jokowi Hapus Hukuman Mati

Tati, kata Elon, merupakan atlet catur tuna netra itu mampu mengharumkan daerah dan bisa mewakili Indonesia di event tersebut.

"Prestasi dengan meraih emas yang dia sumbangkan itu dari event catur. Dimana permainan catur itu bisa beregu dan single," kata Elon yang juga Kabid PAUD dan Dikmas lingkup Disdikbud Kuningan. 

Tidak hanya itu, kata Elon, kelas catur juga dibagi menjadi dua kategori.

"Yakni permainan dengan nalar atau tanpa menyentuh bidik catur tersebut, juga bisa dengan cara umum seperti permainan catur bisanya," katanya.

Pansus IV DPRD Jabar Sosialisasikan Raperda Perlindungan Anak di DPPKBP3A Kabupaten Cirebon

Turnamen catur menggunakan nalar, kata Elon, dalam pemindahannya bidik catur dilakukan oleh tangan orang lain.

"Jadi si pemain hanya menyebut, saat hendak menerima serangan maupun henda menyerang. Misal A1 pindah atau C4 jalan,seperti begitu," ujar Elon.

Atlet berikut yang sama menjadi PNS, kata Elon, adalah Insan yang merupakan Warga Kelurahan Ciporang Kecamatan/Kabupaten Kuningan.

"Insan diketahui atlet tuna daksa ini memiliki kecepatan lari biasa saat event olahraga tingkat Asia tersebut," katanya.

Sebab sebelumnya, kata Elon, atlet paralimpik yang ikut dalam kompetisi kelas Asia itu tercatat sebagai terbaik di dalam Negeri.

Ini Syarat Pembukaan Sekolah Tatap Muka di Masa Pandemi, Mendikbud: Izin Orangtua Paling Menentukan

"Karena sebelum ikut event olahraga tingkat Asia. Semua atlet mengikuti beberapa tahapan, mulai kompetisi tingkat daerah, wilayah dan nasional atau yang sering dikenal dengan babak pra kualifikasi dan atau kualifikasi," kata Elon lagi. 

Meski tak menyumbang medali emas, kata Elon,  Insan berhasil membesarkan nama daerah.

"Iya sebelumnya dan banyak dikenal orang bahwa Kuningan itu bukan Kabupaten. Malah Kuningan itu nama daerah yang ada di Jakarta," katanya.

Sering Pusing dan Kram Perut Saat Menstruasi? Lakukan Cara Ini Untuk Mengatasinya

Kegagalan saat meraih medali emas, kata Elon, Insan terjatuh saat mengikuti perlombaan berlangsung di Asian Para Games tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved