Penemuan Granat Nanas di Kuningan
Tunggu Tim Jibom SatMobda Jabar, Babinsa Desa Sukadana Kuningan Jaga Granat Nanas yang Ditemukan
pengamanan dilakukan seperti ini, untuk mencegah warga datang dan ingin melihat langsung kondisi granat nanas yang telah diamankan.
Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Mutiara Suci Erlanti
"Pihak keluarga telah menyerahkan granat itu ke pemerintah desa dan kini telah diamankan," katanya.
Uha menyebutkan bahwa barang (granat nanas, red) kini sudah diamankan di kantor desa, yang sebelumnya perangkat telah memberikan foto daripada granat tersebut.
"Tak lama kemudian, petugas kepolisian datang ke desa. Untuk memberikan pelayanan dan keamanan, melalui garis polisi," katanya.
• Begini Suasana Tes Swab Massal di Majalengka, Peserta Lewati Dua Tahap
• Pemulung di Jakarta Melahirkan Bayi Sendirian di Gubuk Beratap Kardus, Kondisinya Pucat dan Lemas
Saat dilakukan pengecekan di tempat kejadian perkara, Tarsono sekaligus Kepala Seksi Pembangunan Desa Sukada menyebutkan, untuk penemuan granat nanas diduga masih aktif.
"Setelah diketahui usai laporan dari petugas Babinsa Koramil Ciawigebang," katanya.
Tarsono mengatakan, granat nanas sempat dijadikan mainan para perangkat desa.
"Tadi ada teman saya masih perangkat desa, malah mengantongi granat nanas tersebut," katanya.
• Ini Jadwal Keberangkatan Kereta Api Reguler, Beroperasi Mulai Besok di Wilayah PT KAI Daop 3 Cirebon
Daerah tempat tinggalnya, kata dia, merupakan wilayah yang sempat menjadi sasaran daripada OT (Organisasi Terlarang, red).
"Dulu usai kemerdekaan, daerah kami sempat menjadi lahan terjadinya pemberontakan," kata dia.
Kaitan dengan granat nanas, kata dia, menaksir bahwa umurnya itu puluhan tahun. "Orang saya saja lahir tahun 1965," ungkapnya. (*)