Virus Corona
670 Desa di Jabar Terpapar Covid-19, Pembatasan Sosial Berskala Mikro Diberlakukan di Daerah Kritis
Dari sekitar 6.000 desa dan kelurahan di Jawa Barat, sekitar 670 di antaranya memiliki kasus Covid-19.
"Enam desa kelurahan ini merupakan piloting untuk pelaksanaan PSBM. PSBM di enam kelurahan tersebut didahului dengan tracing kontak dan sosialisasi, dilanjutkan dengan pelaksanaan swab test. Didirikan pula dapur umum dan distribusi alat kesehatan bagi warga yang menjalani isolasi," ujar Berli.
Di Kabupaten Bandung Barat, PSBM diberlakukan di Desa Tanimulya dengan tahap update tracing dan sosialisasi digelar pada 1 Juni 2020 lalu serta pelaksanaan swab test terhadap 291 orang pada 2 Juni 2020.
Hasil swab test diumumkan pada 6 Juni 2020 lalu, hasilnya sebanyak 286 orang dinyatakan negatif, 0 positif, dan 4 tidak ada sample. Sedangkan jarak kontak antara ke-291 orang dengan pasien terkonfirmasi positif sudah lebih dari 14 hari.
"Dengan mempertimbangkan hasil tersebut, maka PSBM di Desa Tanimulya dinyatakan selesai dan tidak perlu dilakukan pemantauan masa isolasi, termasuk swab test kedua," ujar Berli.
PSBM di Kabupaten Bandung dilaksanakan di Desa Margaasih dan Desa Rahayu dengan update tracing dan sosialisasi dilakukan pada 1 Juni 2020.
Pelaksanaan swab test pertama dilakukan terhadap 51 orang warga Desa Margaasih dan 21 orang warga Desa Rahayu.
"Dengan pertimbangan hasil swab test dimana diperoleh hasil bahwa 71 orang negatif, 0 positif, dan 1 invalid, maka PSBM di Margaasih dan sebagian Rahayu dinyatakan selesai dan tidak diperlukan pemantauan masa isolasi dan swab test yang kedua. Selanjutnya, menunggu hasil swab test kedua untuk 29 warga Desa Rahayu lainnya," katanya.
Di Kabupaten Subang, PSBM dilaksanakan di Desa Kasomalang Kulon dengan update tracing dan sosialiasi digelar pada 1 Juni 2020 lalu dan swab test terhadap 97 orang warga desa tersebut dilaksanakan 2 Juni 2020 lalu.
Berdasarkan hasil swab test 6 Juni lalu, 93 orang dinyatakan negatif, 2 orang positif, dan 2 orang invalid. Sedangkan jarak kontak antara 93 orang tersebut dengan kasus positif kurang dari 14 hari. Maka, kata Berli, PSBM di Desa Kasomalang Kulon dilanjutkan hingga 15 Juni 2020 dan swab test kedua dilaksanakan pada 15 Juni 2020.
"Berdasarkan pengajuan pihak desa didukung gugus tugas setempat, maka kedua orang suspect positif saat ini dirawat di RSUD setempat dan belum dinyatakan sembuh," katanya.
PSBM di Kota Tasikmalaya dilaksanakan di Kelurahan Cipedes yang diawali update tracing dan sosialisasi pada 1 Juni 2020 lalu serta pelaksanaan swab test pada 2 Juni 2020 terhadap 83 orang. Sedangkan hasil swab test diumumkan 6 Juni 2020 lalu.
"Hasilnya, 83 orang dinyatakan negatif, 0 positif, serta jarak kontak 83 warga dengan pasien positif sudan lebih dari 14 hari. Maka, PSBM di Kelurahan Cipedes dinyatakan selesai dan tidak diperlukan pemantauan masa isolasi dan swab test kedua," katanya.
Di Kota Cimahi, PSBM dilaksanakan di Kelurahan Karangmekar yang diawali update tracing dan sosialiasi pada 4 Juni 2010, serta swab test terhadap 177 orang warga desa tersebut 5 Juni 2020 lalu.
Berdasarkan hasil swab test, sebanyak 175 orang dinyatakan negatif dan dua orang positif serta jarak kontak antara 175 orang dengan kasus terkonfirmasi positif sebelumnya kurang dari 14 hari. Dengan pertimbangan tersebut, PSBM di Kelurahan Karangmekar dilanjutkan untuk 32 orang atau 10 kepala keluarga (KK) yang memiliki kontak erat dengan dua orang yang dinyatakan positif.
"Sedangkan dua suspect positif akan dikarantina di rumah sakit setempat. Pemantauan masa isolasi akan dilanjutkan sampai 18 Juni 2020 dan swab test kedua pada 18 Juni 2020," katanya.