Hati-hati Membeli Telur Ayam Harga Murah, di Tasikmalaya Beredar Telur Infertil, Penjual Ditangkap
Merujuk peraturan, sanksi peringatan tertulis, penghentian kegiatan hingga penghentian kegiatan usaha akan diberikan pada mereka yang kedapatan
Penjualan telur infertil di Tasikmalaya terbongkar berawal dari kecurigaan warga di Pasar Induk Cikubruk. Mereka menginformasikan, ada pedagang baru yang menjual telur hampir setengah dari harga normal.
• Masa Lalu Hercules Sebelum Menjadi Preman Tanah Abang, Dipekerjakan Kopassus Saat Operasi Timtim
• Daftar Harga HP Terbaru iPhone Bulan Juni 2020, iPhone 11 Rp 14 Juta, iPhone 7 Plus Rp 6,8 Juta
Harga telur ayam normal mencapai Rp 22.000,00 hingga Rp 24.000,00 per kilogram. Namun pedagang tersebut menjual seharga Rp 15.000,00 per kilogram.
"Awalnya kita mendapatkan laporan dari warga pasar yang memberitahukan ada salah satu pedagang telur baru di pinggir jalan yang menjual harga rendah Rp 15.000 sampai Rp 17.500," kata Tedi.
Saat petugas terjun dan melakukan pengecekan, rupanya telur yang dijual adalah telur infertil.
Merujuk peraturan, sanksi peringatan tertulis, penghentian kegiatan hingga penghentian kegiatan usaha akan diberikan pada mereka yang kedapatan menjual telur infertil.

Polres Tasikmalaya saat ini memeriksa pedagang penjual telur infertil. Penjual rupanya berasal dari luar daerah yang telah lama tinggal di Tasikmalaya. Sedangkan barang bukti telur infertil disita petugas dan ditarik dari pasaran.
Tedi mengemukakan, mengonsumsi telur infertil berbahaya bagi kesehatan. "Jika dikonsumsi jelas mengganggu kesehatan," tutur dia.
Selain membahayakan kesehatan, dalam prosesnya, biasanya telur melalui penyemprotan dengan zat kimia.
"Telur infertil dilarang dijual karena sebelum dijual disemprot zat kimia terlebih dahulu dan zat kimia itu juga berbahaya jika dikonsumsi. Kami meminta agar masyarakat harus lebih bijak membeli, terutama dilihat dulu fisiknya jika harus melakukan pembelian lebih baik lagi harga normal saja dibanding harga miring," ungkap dia.
Kasatreskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Yusuf Ruhiman, membenarkan pihaknya memintai keterangan penjual telur yang diketahui menjual telur infertil.
"Betul, seorang pedagang telur Pasar Cikurubuk kami mintai keterangan karena menjual telur yang diduga kuat infertil. Kasusnya masih pendalaman," kata Yusuf, di Mapolres.
Ia pun mengingatkan pedagang telur lainnya, tidak menjual telur infertil karena bisa dijerat sanksi pidana. "Makanya lebih baik jualan yang wajar saja. Jangan melanggar aturan demi untung tak seberapa beda," ujar Yusuf.
Sumber: Kompas.com (Penulis : Kontributor Tasikmalaya, Irwan Nugraha | Editor : Aprillia Ika)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Fakta Terbongkarnya Penjualan Telur Infertil, Dijual Setengah Harga hingga Bahaya Mengonsumsinya", https://regional.kompas.com/read/2020/06/10/09191881/fakta-terbongkarnya-penjualan-telur-infertil-dijual-setengah-harga-hingga?page=all#page4.
Editor : Pythag Kurniati