Breaking News:

Viral

Ibu-ibu Gak Mau Pakai Masker di Kantor Pos, Petugas Ogah Layani, Buka Celana Dalam, Dijadikan Masker

Hal itu membuat berbagai negara menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran.

Sumber foto: Nur Fajriani R
ILUSTRASI: Toko Alat Kesehatan CV Intraco yang terletak di Jl Gunung Latimojong No 138 Makassar masih memiliki persedian masker N95 dan kain. 

Kasus petugas menegur warga untuk menaati protokol kesehatan bukan kali pertama.

Di Indonesia sendiri, beberapa waktu lalu terjadi kasus serupa yang juga diikuti dengan kekerasan.

Sebuah video viral menunjukkan aksi seorang pria yang mengaku anggota Mabes Polri ngamuk saat diingatkan untuk memakai masker.

Pria bertubuh kekar itu terlihat memasuki kawasan komplek Perumahan Taman Rezeki, Jalan Mayor Oking, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.

Petugas keamanan yang menyaksikannya tidak memakai masker berusaha menegurnya.

Pasalnya, di depan kompleks perumahan jelas tertera imbauan untuk memakai masker sebelum memasuki kawasan perumahan.

Namun, pemuda yang tampak memakai kaos ketat dan celana pendek itu justru murka dan mengamuk.

Dalam video yang dibagikan oleh akun Instagram @bogor24update ini, pemuda itu terlihat menantang seorang pria paruh baya memakai baju putih.

Sesekali ia menunjukkan gerakan kuda-kuda untuk siap melayangkan tendangan.

Terlihat beberapa kali ia mencoba melayangkan tendangan dan pukulan pada pria paruh baya itu.

Namun, beruntung petugas keamanan dan beberapa pria lainnya melerai insiden itu.

Saksi pun menceritakan kronologi lengkap peristiwa itu.

Dikutip TribunMataram.com dari TribunBogor.com, diakui oleh petugas keamanan komplek, Ibnu (20), yang juga turut melerai perkelahian yang nyaris terjadi tersebut.

"Iya betul, kejadiannya di sini. Sekitar jam 10.00 WIB hari Minggu (12/4/2020)," kata Ibnu, Selasa (14/4/2020).

Video pria yang mengamuk karena tak terima ditegur ini juga beredar di media sosial.

Ibnu mengatakan bahwa kejadian itu direkam oleh salah satu penghuni komplek yang kebetulan baru pulang sehabis belanja.

Pria tersebut, kata Ibnu, nyaris baku hantam dengan ketua pengurus komplek yang kebetulan berada di sekitar lokasi kejadian.

"Dia abis olahraga mungkin ya.

Dia bukan warga perumahan ini.

Masuk komplek ini mau ke ATM.

Dia bawa masker tapi cuma dipegang.

Saya tegur tiga kali untuk dipakai maskernya, dia sepelein.

Ditegur keempat kalinya sama pengurus komplek sini," kata Ibnu.

Setelah itu, kata dia, malah terjadi cekcok antara keduanya dan Ibnu pun berusaha melerai.

Beruntung, kata Ibnu, perkelahian itu berhasil dia cegah.

"Gak ada yang kena, gak ada yang sampai kena pukul, keburu dilerai. Kejadiannya 10 menitan. Orang itu terus langsung pergi," kata Ibnu.

Mengaku aparat

Pria yang tak terima ditegur karena tak pakai masker itu diakui Ibnu sempat mengaku sebagai anggota aparat sebuah instansi.

"Dia ngakunya dari mabes, dia bilang kerja di mabes," kata Ibnu.

Bahkan setelah informasi tersebut menyebar, TNI dan Polri berdatangan ke lokasi memeriksa tentang apa yang sebenarnya terjadi.

"Gak tahu dia orang mana, tapi udah ditanganin sih, Propam udah dateng, PM udah dateng, Polsek sini juga udah dateng.

Masih dicari, dia bener anggota apa bukan," ungkap Ibnu.

Dia juga menyayangkan bahwa pria itu tidak memperhatikan spanduk yang dipasang di pintu portal komplek yang mana siapapun yang masuk komplek wajib pakai masker.

"Siapapun yang masuk Komplek Taman Rezeki wajib pakai masker, ini aturan perumahan yang juga udah ngikutin peraturan pemerintah.

Kita udah pasang banner.

Waktu kejadian itu, banner ini udah ada, malah udah semingguan dipasang," ungkap Ibnu. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunmataram.com dengan judul Geger Wanita Lepas Celana Dalam untuk Dijadikan Masker Gegara Tak Kunjung Dilayani di Kantor Pos

Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Mataram
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved