Virus Corona Mewabah

Lelah Dengan Lockdown Karena Covid-19, Warga Amerika Berduyun-duyun Pergi ke Bar dan Pantai

Amerika Serikat menjadi negara dengan kasus positif dan kasus kematian akibat corona terbanyak di dunia.

IRNA
Ilustrasi Virus Corona 

"Jelas, terlalu banyak orang," seorang bartender mengakui.

THR Pensiunan Cair & Bisa Diambil di Kantor Pos, Ini Rincian Besaran dan Imbauan Waspada Penipuan

Menurut laporan, sebagian besar pengunjung yang datang ke bar dan pantai adalah anak muda.

Dan mereka semua tidak memakai masker, seperti yang disarankan WHO.

Anggota Dewan Mark Levine, ketua komite kesehatan di New York City, mengaku khawatir bila kejadian ini bisa menyebabkan lonjakan kasus positif dan kasus kematian Covid-19.

Sebagai contoh, selama 24 jam, ada 100 orang meninggal karena virus corona.

Warga New York City malah berduyun-duyun ke area bar dan pantai.
screen shot nypost.com
Warga New York City malah berduyun-duyun ke area bar dan pantai.

Arti Mimpi Sakit Gigi dan Anak Sakit, Pertanda Bahaya? Berikut Kumpulan Tafsir Mimpi

Angka tertinggi adalah 500 orang meninggal dalam 1 hari pada pertengahan April 2020 kemarin.

Kejadian serupa juga terjadi negara bagian Capitol di Albany pada hari Sabtu (15/5/2020) kemarin.

Di mana ratusan orang 'frustasi' akan lockdown dan berunjuk rasa agar bisnis dibuka kembali.

Michelle Fusco, dari pedesaan Knox, yang telah bekerja sebagai pelayan selama 33 tahun, mengatakan bahwa dia sudah tidak bekerja sejak 16 Maret.

"Saya tidak tahu apa yang akan terjadi pada saya di tahun-tahun mendatang," katanya. (Intisari.Grid.ID)

Sumber: Intisari
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved