Pelarangan Mudik

Doni Monardo: Saya Tegaskan Sekali Lagi, Mudik Dilarang! Titik!, Menhub Berkilah Agar Ekonomi Jalan

Doni memahami bahwa sejauh ini ada kesan di masyarakat bahwa ada perubahan peraturan yang membuat mudik kini dapat dilakukan dengan sejumlah syarat.

Editor: Machmud Mubarok
(DOKUMENTASI BNPB)
Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo yang juga Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Graha BNPB, Jakarta, Selasa (14/4/2020). 

Dukung Larang Mudik

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengapresiasi dan mendukung langkah Presiden RI yang melarang masyarakat mudik di tengah pandemi Covid-19.

Jawa Barat pun segera memperketat transportasi di jalur utama.

Menurut Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu, larangan Presiden tersebut akhirnya menjawab keinginan Pemerintah Provinsi Jabar selama ini.

Pasalnya, mudik terbukti telah memicu peningkatan jumlah warga yang terinfeksi Covid-19.

"Arahan bapak Presiden sudah sesuai dengan aspirasi kami. Data membuktikan makin banyak yang mudik, tingkat meningkatnya Covid-19 juga makin tinggi. Makin sedikit mudik, tingkat positif Covid-19 makin sedikit," kata Emil di Bandung, Selasa (21/4).

Emil kembali menyebutkan, kasus positif Covid-19 di Ciamis di antaranya adalah tertular dari anggota keluarga yang mudik, begitu pun di Cianjur dan di Sumedang, sehingga banyak yang dikarantina aparat setempat.

Sebagai wujud dukungan Pemprov Jabar terhadap kebijakan Presiden tersebut, pihaknya segera berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota untuk memperketat pintu-pintu transportasi yang jadi jalur masuk bagi pendatang.

 UPDATE Kasus Covid-19 di Indonesia, Bertambah 375 Kasus, Total 7.135, Sembuh 842 Orang

 Jadwal Imsakiyah dan Jadwal Sholat Ramadhan 2020 dapat Diunduh di Situs Ditjen Bimas Islam

Kebijakan ketat tersebut tidak hanya berlaku di wilayah yang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), melainkan di seluruh wilayah Jabar.

Bahkan, pengetatan pintu-pintu masuk pendatang akan dilakukan hingga level RT dan RW.

"Protokol yang sama kami berlakukan dan dengan adanya instruksi Presiden ini, kami jadi punya keleluasaan untuk menerjemahkan lebih ketat. Di titik-titik masuk, baik di level RT atau RW untuk menolak pemudik lebih tegas dengan alasan kesehatan," kata Emil.

Emil pun meminta para perantau di Jabar menaati intruksi Presiden tersebut untuk mencegah penyebaran Covid-19 semakin meluas.

 BREAKING NEWS Dua Anak Yatim Berparas Cantik di Indramayu Hilang Saat Berangkat Mengaji

 KUNCI Jawaban Soal SD SMP & SMA Program Belajar dari Rumah di TVRI Selasa 21 April, Cek di Sini

Dia kembali meyakinkan bahwa Pemprov Jabar menyiapkan bantuan sosial (bansos) bagi para perantau yang terdampak Covid-19.

"Silaturahmi baik, tapi mencegah penyakit lebih baik. Silaturahmi bisa ditunda, tapi mencegah penyakit yang membawa kematian tidak bisa ditunda," katanya. (Sam)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Doni Monardo: Saya Tegaskan, Mudik Tetap Dilarang!", https://nasional.kompas.com/read/2020/05/06/14581191/doni-monardo-saya-tegaskan-mudik-tetap-dilarang?page=2.
Penulis : Rakhmat Nur Hakim
Editor : Bayu Galih

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved