Breaking News:

Covid 19 di Kuningan

Petugas Covid-19 Kuningan Tambah Jumlah Kantong Mayat dan Peti Mati untuk Korban Pandemi Corona

Agus menambahkan, jumlah kematian hingga akhir pekan dari berbagai di masa pandemi covid 19 ada sebanyak 14 jiwa

TribunCirebon.com/Ahmad Ripai
Agus Mauludin Kepala Pelaksana BPBD Kuningan sekaligus Juru Bicara Tim Crisis Gugus Percepatan Penangan Covid-19 Kabupaten Kuningan. 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Pemkab Kuningan menambah stok jumlah kantong mayat dan peti mati. Hal itu menyusul kebutuhan penanganan berdasarkan standar protocol covid-19.

”Sekarang kantong mayat ada seratus buah dan sepuluh unit peti mati,” ungkap juru bicara Tim Crisis Centre Gugus Percepatan Penangan Covid 19 Kuningan, Agus Mauludin saat ditemui di ruangan Tim Crisis setempat, kantor Bupati Kuningan, Sabtu (2/05/2020).

Agus mengatakan, sebelumnya kantong mayat dalam melakukan evakuasi korban pandemi covid-19 telah banyak dikeluarkan.

“Kita keluarkan barang itu (kantong mayat dan peti mati, red) terutama untuk korban berbagai kasus pandemi covid 19 ini,” kata Agus.

Kantong mayat dan peti mati, kata Agus, dibutuhkan untuk korban dalam kasus tertentu saat sekarang.  “Seperti belum lama ada yang meninggal di rumah sakit atau di fasilitas umum,” ungkapnya.

“Nah tindakan evakuasi korban itu harus protokoler covid-19 lah, sehingga korban pun harus pakai  kantong mayat,” ujar Agus.

Padahal untuk status korban siapa yang tahu bahwa dia (korban,red) statusnya negatif atau positif dampak dari paparan covid-19. ”Jadi bagaimana pun kita harus ikuti standar kesehatan dalam pencegahan penyebaran covid-19,” ujarnya.

Mengenai kantong mayat dan peti, sambung Agus mengatakan, pihaknya berharap untuk ketersediaan barang itu jumlah tidak berkurang.  ”Ya mudah – mudahan tidak ada korban demikianlah,” kata Agus. 

CEMBURU, Wanita Ini Tebas Kepala Anak Tiri, Marah Besar Lihat Suami Terlalu Sayang pada Anak Kandung

Banjir Sedada Orang Dewasa Terjang Astanaanyar Jelang Sahur, Ratusan Rumah Terendam

Gubernur Jabar Ridwan Kamil: Jutaan Data KK Ternyata Ngaco, Bantuan Belum Datang Karena Masalah Data

Agus menambahkan, jumlah kematian hingga akhir pekan dari berbagai di masa pandemi covid 19 ada sebanyak 14 jiwa. ”Iya tadi pak dokter Asep menginformasikan,” ungkapnya.

Halaman
123
Penulis: Ahmad Ripai
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved