Penanganan Covid 19 di Kuningan
Kuningan Sukses Lewati Masa Kritis 14 Hari Penyebaran Covid-19, Tapi Aktivitas Warga Kembali Ramai
berdasarkan hasil evaluasi, jika melihat dari masa 14 hari golden period sejak puncak mudik warga urban, memang tidak terjadi lonjakan kasus atau land
Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai
TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN – Bupati Kuningan H Acep Purnama mengaku Pemkab Kuningan dan Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Pandemi Covid-19 kecolongan dengan terjadinya peristiwa yang cukup mengagetkan di sejumlah daerah di Kuningan saat pandem.
“Seperti PDP yang meninggal beberapa waktu lalu dan kejadian temuan mayat. Meski kematian merupakan takdir, namun di masa corona ini tetap harus mengikuti protap pemerintah pusat. Terutama melaksanakan protocol covid 19,” ungkap Acep seusai evaluasi Gugus Percepatan Pencegahan Pandemi Covid 19 di Ruang Rapat Linggajati, komplek Setda Kuningan, Selasa (21/04/2020) malam tadi.
Menurut Acep, berdasarkan hasil evaluasi, jika melihat dari masa 14 hari golden period sejak puncak mudik warga urban, memang tidak terjadi lonjakan kasus atau landai saja.
“Namun setelah dua pekan stay di rumah, mungkin jenuh, sehingga warga atau masyarakat malah kembali seperti biasa terutama di siang hari,” kata Acep.
Padahal masih kata Acep, pemberlakuan karantina wilayah parsial (KWP) ini sangat berdampak pada pengurangan aktivitas warga. Terlebih KWP ini dilakukan di setiap daerah.
“Seperti pengurangan jam operasional toko modern dan sejumlah kafé atau resto,”ujarnya.
Dikatakan Acep, dalam rapat tadi ada beberapa laporan dari pimpinan daerah seperti dari Kapolres, Dandim 0615/Kuningan dan MUI (Majlis Ulama Indoensia, red).
“Hasil evaluasi tentu akan menjadi motivasi dalam melakukan pencegahan penyebaran virus corona. Sebab ada beberapa hal yang mesti kita tegaskan untuk selalu waspada terhadap bahaya pandemi covid 19,” ujarnya.
• INI Kunci Jawaban Soal SD/SMP/SMA Belajar Dari Rumah di TVRI Senin 20 April 2020, Cek di Sini
• Zodiak Besok, Kamis 23 April 2020: Capricorn Tetap Tenang Hadapi Masalah, Libra Hari Keberuntunganmu
• Hari Ini Sampai 29 Mei Diperkirakan Sebagai Puncak Pertambahan Kasus Covid-19 di Jabar, Waspadalah
Kasus Covid-19
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kuningan, Susi Lusiyanti menyebutkan, untuk data total kasus kategori pasien dalam pengawasan (PDP) hingga hari Rabu (22/4/2020), sebanyak 75 orang dengan jumlah selesai pengawasan ada 35 orang, dan masih dalam pengawasan sebanyak 40 orang.
Sementara untuk total kasus tes rapid itu jumlahnya sebanyak 5 orang dengan pengawasan ada sebanyak 4 orang .
”Kemudian PDP meninggal rapid positif ada satu orang. Total kasus tesebut dari kaum laki-Laki ada 48 orang dan dari perempuan 27 orang,”ujarnya.
Di samping itu, untuk total kasus terkonfirmasi ada sebanyak 5 orang dengan yang masih pengawasan ada 4 orang dan yang meninggal ada 1 orang.
”Mereka total kasus dari laki-Laki semua sebanyak 5 orang,” ungkapnya.
Sementara untuk total kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP_ ada sebanyak 1.345 orang dengan jumlah yang selesai ada sebanyak 1.248 orang dan masih dalam pemantauan ada sebanyak 90 orang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/rapat-evaluasi-covid-19-di-kuningan.jpg)