Breaking News:

Hari Ini Sampai 29 Mei Diperkirakan Sebagai Puncak Pertambahan Kasus Covid-19 di Jabar, Waspadalah

pihaknya pun melakukan evaluasi dengan menggunakan daftar tilik secara teratur, mulai dari kawasan Bodebek, Bandung Raya, sampai daerah lainnya di Jab

Editor: Machmud Mubarok
Eki Yulianto/ Tribuncirebon.com
Personel Polres Majalengka ikuti latihan dan simulasi penanganan jenazah Covid-19 di Mapolres Majalengk 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Puncak pertambahan kasus Covid-19 di Jawa Barat diperkirakan terjadi antara 22 April 2020 sampai 29 Mei 2020. Masyarakat pun diminta lebih disiplin melakukan physical distancing dan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) supaya angka kasus Covid-19 bisa ditekan semaksimal mungkin.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19, Berli Hamdani, mengatakan perkiraan tersebut sesuai dengan perhitungan epidemiologi atau penyebaran Covid-19 di Jawa Barat. Sampai saat ini tren kenaikan jumlah kasus Covid-19 memang terus meningkat.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI, jumlah kasus positif Covid-19 di Jawa Barat pada Selasa (21/4) mencapai 756 orang. Kemudian sebanyak 75 orang sembuh dan 68 orang lainnya meninggal dunia. Berli mengatakan angka ini pun sesuai dengan prediksi awal pihaknya.

"Bahwa puncak yang terjadi dengan upaya yang sudah ditempuh oleh Pemprov Jabar ini, diperkiaran tanggal 22 April sampai nanti sekitar 29 Mei," kata Berli yang juga merupakan Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat ini di Gedung Sate, Selasa (21/4).

Berli mengatakan saat ini Jawa Barat belum sampai pada masa puncak penyebaran. Karenanya, semua pihak harus tetap berwaspada dan ini juga membutuhkan kerjasama semua pihak, terutama dari masyarakat.

"Kita harus disiplin jangan membatasi kerumunan massa, apalagi di bulan puasa banyak sekali kegiatan yang biasanya berkumpul secara massal. Ini harus kita kurangi dan batasi, kita kembalikan berkatifitas di rumah saja," katanya.

Bima Arya Berbagi Pengalaman, Mulai dari Pertama Terinfeksi Virus Corona Sampai Bisa Sembuh Total

Sempat Cari Wangsit, Mbak You Akhirnya Angkat Bicara, Sampai Akhir Tahun Pun Kita Jungkir Balik

INI Kunci Jawaban Soal SD/SMP/SMA Belajar Dari Rumah di TVRI Senin 20 April 2020, Cek di Sini

Berli mengatakan pihaknya pun melakukan evaluasi dengan menggunakan daftar tilik secara teratur, mulai dari kawasan Bodebek, Bandung Raya, sampai daerah lainnya di Jabar.

Menurut Berli, pihaknya sudah menerima sebagian obat-obatan dari pemerintah pusat untuk pengobatan pasien Covid-19, yakni oseltamivir, multivitamin, vitamin c dosis tinggi, dan pil kina atau klorokuin.

"Itu adalah yang diterima dan dengan obat-obatan itulah banyak dari penderita di Jabar alhamdulillah sembuh. Itu bukti selain daya tahan tubuh juga dari obat-obatan dan multivitamin yang diberikan kepada penderita terkonfimasi positif," katanya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved