Breaking News:

Virus Corona Cirebon

Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Cirebon Ingatkan Bantuan Warga Terdampak Covid-19 Harus Tepat Sasaran

Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Cirebon, Anton Maulana, mengingatkan Pemkab Cirebon agar bantuan tersebut tepat sasaran.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Mumu Mujahidin
ISTIMEWA
Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Cirebon, Anton Maulana. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Pemprov Jawa Barat akan memberikan bantuan bagi warga tidak mampu yang tidak dapat bekerja akibat pandemi Covid-19.

Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Cirebon, Anton Maulana, mengingatkan Pemkab Cirebon agar bantuan tersebut tepat sasaran.

Menurut dia, penyaluran bantuan dari Pemprov Jabar itu berdasarkan data warga tidak mampu dari dinas sosial kota/kabupaten di Jawa Barat.

Selain itu, penyusunan data tersebut juga harus berkoordinasi dengan pihak desa melalui puskesos.

"Makanya jangan sampai tidak tepat sasaran, penyusunan datanya harus valid," kata Anton Maulana kepada Tribuncirebon.com, Senin (6/4/2020).

Ia mengatakan, penyaluran bantuan itupun dilaksanakan oleh dinas perindustrian dan perdagangan masing-masing daerah.

Anton mewanti-wanti agar dana tersebut disalurkan secara utuh kepada warga tidak mampu di Kabupaten Cirebon.

Lagi Viral Nih! Dalgona Coffee, Apa Itu Dalgona Coffee dan Bagaimana Cara Membuatnya?

Ingin Selamatkan Ibunya yang Lumpuh, Seorang Anak Ikut Tewas Tertimbun Longsor di Tanah Datar

Pihaknya tidak ingin adanya oknum yang bermain dalam penyaluran bantuan dari Pemprov Jabar itu.

"Kami tidak ingin ada oknum yang menyunat anggarannya sehingga bantuan yang disalurkan tidak utuh," ujar Anton Maulana.

Politisi Partai Golkar itu juga mendesak Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, untuk mengambil langkah konkret dalam penyaluran bantuan tersebut sesuai kondisi di Kabupaten Cirebon.

Termasuk di antaranya para pelaku UMKM yang penghasilannya menurun karena dampak Covid-19.

Menurut Anton, sedikitnya ada 31 ribuan UMKM di Kabupaten Cirebon yang penghasilannya menurun drastis, bahkan nyaris bangkrut.

Bayi Baru Lahir Ditemukan di Atas Genting Tersangkut di Talang, Diduga Dibuang, Hasil Hubungan Gelap

Yuk Coba Masak Soto Khas Medan, Cocok Untuk Menu Makan Siang Lho!

"Covid-19 ini membuat sektor ekonomi, khususnya UMKM jadi lesu sehingga Pemkab Cirebon harus sigap menyelamatkan mereka," kata Anton Maulana.

Sementara Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon, Rasida, berharap teknis penyaluran bantuan itu diatur sedemikian rupa sehingga tidak menimbulkan kerumunan massa di satu titik.

Karenanya, ia menyarankan agar bantuan tersebut disalurkan langsung secara door to door ke rumah warga yang benar-benartidak mampu dan berhak menerimanya.

"Jangan sampai ada kerumunan lagi, apalagi dikhawatirkan terjadi kericuhan, melas rakyate (kasihan rakyatnya)," ujar Rasida.

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved