Rabu, 22 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Virus Corona

Kasus Covid-19 Bertambah, Arab Saudi Menutup Penuh Mekkah dan Madinah Selama 24 Jam

Syaratnya, aktivitas itu hanya boleh dilakukan di sekitar distrik dari jam 6 pagi sampai jam 3 sore.

Editor: Mumu Mujahidin
Twitter/@GungPasuruan
Kondisi pelataran Kabah di Masjidil Haram tampak kosong karena tengah dilakukan sterilisasi. Sementara ibadah tawaf dilakukan di dalam masjid. 

TRIBUNCIREBON.COM - Wabah virus corona masih terjadi di seluruh dunia termasuk di Indonesia.

Arab Saudi mengumumkan penutupan 24 jam di semua bagian kota suci Mekkah dan Madinah, berlaku sejak Kamis (2/4/2020) hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Dilansir dari Arab News, Juru Bicara Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi Kolonel Talal al-Shalhoub mengatakan, keputusan itu diambil untuk meningkatkan langkah pencegahan terhadap penyebaran virus corona.

Jam malam Jam malam juga telah berlaku di semua bagian Mekkah dan Madinah, kecuali untuk mereka yang bekerja di sektor swasta atau pemerintah yang sebelumnya dibebaskan dari kebijakan itu.

Penduduk dewasa di Mekkah dan Madinah hanya diizinkan meninggalkan rumah mereka dalam keadaan darurat, seperti perawatan kesehatan dan membeli persediaan makanan.

Syaratnya, aktivitas itu hanya boleh dilakukan di sekitar distrik dari jam 6 pagi sampai jam 3 sore.

Jika terpaksa harus keluar dengan kendaraan roda empat, hanya diperbolehkan mengangkut satu orang penumpang dan sebisa mungkin membatasi kontak manusia.

Nih Cara Meningkatkan Imunitas Tubuh untuk Melawan Virus Corona, Ayo Rutin Lakukan Hal Ini di Rumah

Anak di Cianjur Membakar Rumahnya Karena Tak Dibelikan Motor, Kondisi Pelaku Dsiebut Tak Stabil

"Sebuah mekanisme akan segera dikerahkan tentang cara menggunakan layanan perbankan dan mesin ATM sesuai dengan arahan Otoritas Moneter Arab Saudi, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Kesehatan," kata Al-Shalhoub.

Semua kegiatan komersil di Mekkah dan Madinah harus dihentikan, kecuali untuk apotek, supermarket, pompa bensin, dan layanan perbankan.

Aplikasi online Al-Shalhoub juga mendorong warga untuk menggunakan aplikasi online guna memesan makanan dan persediaan bahan makanan.

Menurutnya, sejak jam malam diberlakukan di dua kota suci itu, hanya sedikit warga yang melanggar aturan tersebut.

"Kementerian Dalam Negeri tidak akan mentolerir mereka yang tidak mematuhi peraturan jam malam dan menunjukkan pembangkangan secara terbuka di media sosial, siapa pun mereka," kata Al-Shalhoub.

Ustadz Aam dan Aa Gym Ajak Masyarakat Muliakan dan Terima Jenazah Pasien Covid-19 yang Dimakamkan

ZODIAK Besok, Sabtu 4 April 2020: Leo Sibuk dengan Kerjaan, Scorpio Kepribadianmu Bakal Diuji

Langkah ini dilakukan seiring bertambahnya jumlah kasus infeksi di Mekkah dengan 48 kasus dan 46 kasus di Madinah.

Total kasus positif corona 1.885 Sementara itu, Juru Bicara Kementerian Keseharan Mohammed al-Abd al-Aly mengumumkan adanya 165 kasus baru pada Rabu (2/4/2020), sehingga total kasus positif mencapai 1.885.

Al-Aly juga mengumumkan tambahan lima kasus kematian baru, sehingga jumlah total korban meninggal mencapai 21, sementara 328 pasien dinyatakan sembuh.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved