Sabtu, 25 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Virus Corona Mewabah

Ustadz Aam dan Aa Gym Ajak Masyarakat Muliakan dan Terima Jenazah Pasien Covid-19 yang Dimakamkan

Sejumlah ustaz di Jawa Barat meminta masyarakat menghormati dan menerima pemakaman jenazah pasien Covid-19 tanpa perlu khawatir tertular

Editor: Fauzie Pradita Abbas
Tribun Jabar/Syarif Abdussalam
Dai Kondang, Aa Gym 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Sejumlah ustaz di Jawa Barat meminta masyarakat menghormati dan menerima pemakaman jenazah pasien Covid-19 tanpa perlu khawatir tertular virus karena penangannannya sudah sesuai dengan standar kesehatan dan syariat.

Pembina Yayasan Dakwah Percikan Iman Ustadz Aam Amiruddin, mengatakan kematian adalah sesuatu yang pasti di muka bumi ini dan bersifat misterius karena tidak pernah diketahui waktu dan tempatnya seperti yang dijelaskan melalui Al Quran, dalam surat Luqman dan Al Munafiqun.

"Saudara-saudara kita ada yang sebab kematiannya kena musibah Covid-19, nanti ada yang karena kecelakaan, kita tidak tahu sebab kematian seseorang itu apa. Yang jelas itu qodarullah, tidak ada musibah yang menimpa kecuali atas izin Allah," kata Ustadz Aam melalui ponsel, Jumat (3/4/2020).

 Dukung Belajar Secara Online, Komisi X DPR RI Minta Pemerintah Perkuat Jaringan Internet

Ustadz Aam mengatakan tugas manusia yang masih hidup adalah berusaha selalu meringankan siapapun, apalagi yang terkena musibah.

Karena barang siapa yang memberikan kemudahan kepada orang lain, Allah akan mempermudahnya di dunia dan akhirat.

"Allah pasti menolong hambanya selama hamba itu menolong orang lain. Saudara-saudara kita yang wafat karena Covid-19 itu ditangani mengikuti protokol keselamatan dan kesehatan khusus, kemudian disterilkan, dimasukkan ke dalam peti yang juga sudah disterilkan, sehingga ketika dikuburkan Insya Allah itu sudah aman tidak mungkin menyebarkan penyakit. Itu yang membawa ke kuburannya pun menggunakan protokol keselamatan dan kesehatan," katanya.

Oleh sebab itu, Ustadz Aam mengajak masyarakat untuk meringankan saudaranya yang terkena musibah, wafat karena Covid-19, yakni dengan menerima dimakamkan di tempat pemakaman karena tidak akan membahayakan.

"Insya Allah sudah aman, tidak akan menyebarkan penyakit karena sudah disterilkan. Mari kita lapangkan hati kita dan pikiran kita, untuk meringankan beban orang lain, saudara kita yang kena musibah. Maka saudara-saudaraku tercinta, terimalah apabila ada saudara kita yang wafat dan dikuburkan di tempat kita," katanya.

 Mulai hari ini, Ritel dan Pasar Modern di Kota Bandung buka sampai jam 20.00 WIB

Ustadz Tatan Ahmad Santana pun mengatakan hal serupa.

Sesuai Al Quran surat Al Ankabut, Allah berfirman siapapun di antara manusia akan berjumpa dengan kematian.

Islam pun mengajarkan apabila ada seseorang yang meninggal maka manusia yang masih hidup memiliki empat kewajiban.

"Yang pertama adalah untuk memandikan, berikutnya mengkafani, berikutnya menyolatkan, dan berikutnya adalah menguburkan. Saat saat ini kita melihat di sejumlah wilayah terjadi penolakan terhadap pemakaman jenazah yang positif terkena wabah Covid-19. Saya ingin kita semua kembali kepada ayat-ayat Al Quran yang mengajarkan kepada kita untuk senantiasa bekerja sama dalam kebaikan," katanya.

Tatan mengajak masyarakat untuk bekerja sama dengan cara menerima jenazah pasien Covid-19 karena para dokter, perawat, dan pengurus jenazah di kamar jenazah di rumah sakit telah melaksanakan prosedurnya dengan baik untuk mengamankan jenazah tersebut.

"Mereka telah melakukan yang terbaik sehingga kita semua tidak usah khawatir jenazah menyebarkan wabah terhadap orang-orang yang ada di sekitar pemakaman. Mari kita semaksimal mungkin bekerja sama dalam kebaikan. Ingat janji Allah dan Rasulnya, barangsiapa memudahkan urusan seseorang, maka urusannya akan dimudahkan oleh Allah," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved