Kesehatan

Ternyata Cuci Tangan Pakai Sabun dengan Air Mengalir Lebih Baik Daripada Menggunakan Hand Sanitizer

Berbagai upaya dilakukan untuk menjaga diri bebas dari virus yang telah menjadi pandemi tersebut.

Editor: Mumu Mujahidin
SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
EKSTRAK LIDAH BUAYA - Mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Surabaya (Ubaya) yang tergabung dalam Kelompok Studi Mahasiswa Cosmetology Study Group (KSM CSG) membuat hand sanitizer dari bahan ekstrak lidah buaya (Aloe Vera) di laboratorium Semi Solid Likuid, Kampus Tenggilis, Jumat (6/3). 

TRIBUNCIREBON.COM - Di tengah kondisi mewabahnya virus corona menimbulkan kekhawatiran di masyarakat dunia.

Berbagai upaya dilakukan untuk menjaga diri bebas dari virus yang telah menjadi pandemi tersebut.

Organisasi kesehatan dunia (WHO) pun memberikan sejumlah anjuran untuk mencegah diri tertular COVID-19, termasuk memastikan tangan selalu dalam keadaan bersih.

Anjuran tersebut membuat berbagai produk pencuci tangan (hand sanitizer) laris, harga di pasaran meningkat hingga menimbulkan kelangkaan.

Sebagian besar masyarakat menimbun hand sanitizer dan fenomena panic buying pun merebak.

Jangan lupa bahwa cuci tangan dengan sabun dan air mengalir merupakan cara yang lebih ampuh daripada menggunakan hand sanitizer.

"Tindakan sederhana dari mencuci dengan sabun dan air, diikuti dengan pengeringan dengan handuk bersih adalah standar emas," kata Elizabeth Scott, seorang ahli kebersihan rumah dan masyarakat dari Universitas Simmons, mengutip Insider.com.

Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir mampu mengangkat bakteri dan virus dari tangan hingga membuangnya ke saluran pembuangan.

Elizabeth juga mengatakan, efek pengering yang ada pada hand sanitizer kurang ramah terhadap bakteri dan virus, dan menimbulkan gangguan pada tangan.

Cara Sabun Membunuh Virus

sabun bunuh virus
sabun bunuh virus (freepik)

Sabun mampu memecah patogen yang terbungkus dalam lipid atau lapisan lemak.

Lapisan lemak tersebut dapat dipecahkan oleh sabun dan mengurangi kemampuan virus menginfeksi Anda.

COVID-19 ditransmisikan melalui tetesan (droplets) saat seseorang batuk atau bersin dan dapat menempel pada benda apa saja.

Maka dari itu, mencuci tangan sesering mungkin dapat mengurangi kemungkinan terinfeksi virus setelah menyentuh benda apa pun.

Sabun mengandung zat yang bersifat seperti lemak yang dikenal sebagai amphiphiles, yang mirip dengan lipid dalam virus.

Amphiphile itulah yang akan memerangi lipid dalam virus dan akan mematikannya.

Jenis Sabun Apa yang Bisa Digunakan?

Sabun batang
Sabun batang (freepik)

Sabun batangan maupun sabun cair sama-sama efektif dalam membunuh virus.

Namun, perlu diingat bahwa sabun batangan tak boleh diletakkan di tempat umum dan digunakan secara bergantian.

Sabun batangan hanya boleh digunakan secara pribadi atau di rumah bersama keluarga saja.

Demi menghindari penggunaan bersama orang lain yang mungkin terinfeksi virus.

Bagaimana dengan Penggunaan Hand Sanitizer?

Hand sanitizer
Hand sanitizer (THOUGHT CO)

Hand sanitizer tetap boleh digunakan untuk membersihkan tangan demi menghindari virus corona, tetapi sebaiknya hanya jika kita tak memiliki akses untuk cuci tangan dengan sabun dan air.

Penggunaan hand sanitizer dengan kandungan alkohol di atas 62% juga dapat menghancurkan membran lipid pada virus corona.

Menurut ahli dari Universitas Michigan, Christopher Friese terdapat tiga catatan penting tentang penggunaan hand sanitizer, di antaranya:

- harus ada konsentrasi alkohol yang cukup tinggi agar efektif dalam membunuh virus corona

- seluruh permukaan tangan dan jari harus tertutup

- iritasi kulit tak terhindarkan, itu wajar terjadi ketika kulit telapak tangan digosokkan dengan kandungan alkohol di atas 60%.

(Tribunambon.com/Fitriana Andriyani)

Artikel ini telah tayang di Tribunambon.com dengan judul Cuci Tangan dengan Sabun dan Air Mengalir Lebih Efektif Bunuh Virus Corona daripada Hand Sanitizer
Sumber: Tribun Ambon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved