Ramalan WHO Soal Amerika Serikat Jadi Pusat Pandemi Corona Terbukti, Begini Kondisinya Sekarang
Virus corona atau Covid-19 diketahui berasal dari China tepatnya di kota Wuhan. Namun, kini kasus Covid-19 di Amerika menggeser China
Demi menampung korban, New York Bellevue Hospital Centre menciptakan kamar mayat darurat meggunakan tenda pendingin.
Menurut CNN, staf rumah sakit yang kewalahan membagikan kisahnya melalui akun media sosialnya.
Dia mengatakan, "Aku belum tidur, pikiranku tidak mau berhenti. Aku menangis di kamar mandi saat istirahat, ketika aku melepas APD aku mendapati diriku yang berkeringat, menutupi lekukan wajahku."
"Aku menangis sepanjang malam, sepanjang perjalanan pulang," curhat perawat itu.
Perawat yang tak disebutkan namanya itu menggambarkan kondisi pasien corona yang selalu batuk, berkeringat, demam, dan memiliki ekspresi ketakutan di wajahnya.
• Nick Kuipers Sedih Liga 1 2020 Ditunda karena Pandemi Corona, Bek Persib Ini Tulis Pesan Menyentuh
Dia juga mengaku prihatin dan sedih melihat keluarga pasien yang meninggal bahkan tak bisa dikunjungi.
Saat pasien virus corona teridentifikasi, semua kontak dengan keluarganya akan terputus, jika meninggal, dia juga akan dimakamkan dengan sangat tertutup, bahkan keluarganya tak bisa melihatnya.
Saat ini Amerika menjadi negara paling terpuruk dengan kasus virus corona di dunia, dengan lebih dari 85.000 orang terinfeksi menjadikannya negara dengan kasus terbanyak di dunia.