VIDEO - Kades Perempuan di Kuningan Ini Bubarkan Kerumunan Anak Motor yang Lagi Nongkrong

maklumat Kapolri yang menyebutkan kepada siapa pun pelanggar atau tetap melakukan kerumunan akan dipenjara satu tahun

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM,KUNINGAN – Kepala Desa Linggasana, Kecamatan Cilimus, Hj. Henny Rosdiana, marah-marah saat melihat sekumpulan anak motor yang tengah berkerumunan di Open Space Gallery desa setempat, Sabtu (28/03/2020).

Dalam video berdurasi 2 : 50 detik dan beredar di masyarakat, terlihat Kades Linggasana itu naik mobil bak terbuka patroli Polsek Cilimus sambil berteriak melalui speaker memerintahkan agar anak-anak motor itu bubar.

“Bubar, bubar, buubar…” ujar kades perempuan itu. 

Dalam video tadi, Kades meminta pihak pengelola Open Space Gallery, untuk membubarkan anak motor yang masih berada di dalam lingkungan tersebut.

”Saya selaku kepala desa minta pengelola pihak gallery, untuk menutup gerbang ini,” ungkap Henny lagi.

Tak hanya di situ, Henny pun menyampaikan maklumat Kapolri yang menyebutkan kepada siapa pun pelanggar atau tetap melakukan kerumunan akan dipenjara satu tahun. “Maklumat Kapolri, kepada pelanggar akan dipenjara satu tahun,” ungkapnya.

 Yuk Baca Doa Qunut Nazilah, MUI Imbau Umat Islam Baca Doa Itu, Agar Terhindar dari Virus Corona

 Tamu Undangan Kaget Polisi Datang, Acara Hajatan Pernikahan di Majalengka pun Langsung Dibubarkan

 Di Tengah Wabah Corona, Gunung Merapi Sudah Meletus Tiga Kali, Kini Magma Mulai Naik ke Permukaan

Mendengar suara Kades melalui pelantang suara, dari dalam Open Space Gallery itu terlihat sejumlah pemotor anak remaja satu per satu meninggalkan lokasi tersebut. Mereka terlihat ketakutan saat Kades berteriak-teriak memerintahkan untuk bubar.

Kades perempuan itu mengatakan, upaya pencegahan terhadap penyebaran virus corona tetap akan dilakukan sesuai dengan imbauan pemerintah.

“Kami perangkat desa bersama kepolisian, akan melakukan patroli untuk membubarkan kegiatan yang mengumpulkan kerumunan,” katanya.

Henny yang juga kades dua periode ini menambahkan, tindakan perangkat desa itu untuk mencegah penyebaran virus corona.

“Itu dilakukan melalui edukasi dan sosialisasi. Juga tidak lupa melakukan penyemprotan di setiap jalan kampung desanya,” katanya. (*)

Penulis: Ahmad Ripai
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved