Korban Tenggelam di Majalengka Ditemukan

Tangisan Sang Anak Menyambut Kedatangan Jenazah Tarsidi, Seolah Tak Rela Ditinggal Sang Ayah

Pantauan Tribuncirebon.com di lokasi, sang Ibu, Icih (60) dan istri Tarsidi, Kaeni (27) tampak tidak dapat menutupi kesedihannya.

Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Kaeni (27), istri dari Tarsidi korban tenggelam di sungai Cimanuk Majalengka 
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto
TRIBUNCIREBON.CIM, MAJALENGKA - Tarsidi (27), korban tenggelam di Sungai Cimanuk Majalengka tiba di rumah duka di Blok Pande, Desa Sumber Kulon, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka, Rabu (11/3/2020).
Kedatangan korban, langsung disambut histeris pihak keluarga.
Pantauan Tribuncirebon.com di lokasi, sang Ibu, Icih (60) dan istri Tarsidi, Kaeni (27) tampak tidak dapat menutupi kesedihannya.
Mereka menangis histeris saat jenazah Tarsidi dibawa dan disimpan di atas meja depan halaman rumah.
"Ya Allah nak kok bisa begini," terdengar suara Icih menangis.
Terlebih, anak Tarsidi yang terus digendong oleh Kaeni terus menangis.
Seakan-akan, balita umur 1 tahun itu tidak ingin ditinggal oleh bapaknya selama-lamanya.
Sesampainya di rumah duka, jenazah Tarsidi langsung dimandikan.
Tampak, Kaeni makin histeris saat proses pemandian jasad Tarsidi dilakukan.
Kini, proses pemakaman korban sedang berlangsung.
Ditemani puluhan warga yang mengiringi jenazah korban, sang istri juga ikut menemani menuju ke liang lahat.
Sebelumnya pada Minggu (08/03/2020) Tarsidi dilaporkan tenggelam di sungai Cimanuk setelah terjatuh dari perahu rakit yang ia gunakan.
Korban tak mampu mengendalikan diri terbawa arus Sungai Cimanuk yang cukup deras.
Tarsidi merupakan warga Blok Pande, Desa Sumber Kulon Pari, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka.

Sang Istri Lega Jasad Suami Ditemukan

Kaeni (27), istri dari Tarsidi korban tenggelam di sungai Cimanuk Majalengka mengaku sedih tahu suaminya meninggal dunia, namun ia cukup merasa lega karena jasad suaminya itu ditemukan di Indramayu, Rabu (11/3/2020).

Adapun Tarsidi (27) ditemukan sudah dalam keadaan membusuk saat tersangkut di Pintu Air Bendung Balas di Desa Lohbener Lor, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu pagi tadi.

Kaeni mengatakan, ia terpukul atas tenggelamnya sang suami di kapal penyeberangan di Desa Pangkalan Pari, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka.

Namun, ia merasa lega penantian pencarian selama tiga hari oleh tim Search And Rescue (SAR) gabungan akhirnya membuahkan hasil.

"Lega sih, akhirnya ditemukan meski keadaan meninggal. Semoga suami saya tenang di sana," ujar Kaeni kepada Teibuncirebon.com, Rabu (11/3/2020).

Kaeni mengatakan, ia sudah memiliki firasat jika suaminya yang telah menikahi dirinya 5 tahun lalu itu sudah dalam keadaan meninggal.

Terlebih, pada hari H kejadian, cuaca di sekitar Sungai Cimanuk terjadi hujan dan arus sungai terlihat deras.

Kaeni (27), istri dari Tarsidi korban tenggelam di sungai Cimanuk Majalengka
Kaeni (27), istri dari Tarsidi korban tenggelam di sungai Cimanuk Majalengka (Tribuncirebon.com/Eki Yulianto)

"Ya semoga Allah SWT memberikan saya kekuatan atas cobaan yang telah menimpa saya dan keluarga saya ini," ucapnya.

Kaeni juga mengaku, untuk beberapa hari ke depan, ia ingin menenangkan diri terlebih dahulu untuk memulihkan kondisinya saat ini.

Sebelumnya pada Minggu (08/03/2020) Tarsidi dilaporkan tenggelam di sungai Cimanuk setelah terjatuh dari perahu rakit yang ia gunakan.

Korban tak mampu mengendalikan diri terbawa arus sungai cimanuk yang cukup deras.

Tarsidi merupakan warga Blok Pande, Desa Sumber Kulon, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka.

Artikel ini telah tayang di Tribuncirebon.com dengan judul Kaeni Kini Jadi Janda, Suaminya, Tarsidi Ditemukan Tewas di Indramayu, Tubuhnya Sudah Membusuk

Penulis: Eki Yulianto
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved