Pembunuhan Sadis

Salah Sasaran, Seorang Warga Dibunuh Secara Brutal Gunakan Kampak dan Samurai di Depan Anak Istrinya

Kapolresta Bandung, Kombes Pol Hendra Kurniawan, mengungkapkan jika pembunuhan ini terencana dan salah sasaran.

Editor: Mumu Mujahidin
Lutfi Ahmad/ Tribun Jabar
Ketiga pembunuh sadis di Kutawaringin Kabupaten Bandung, saat diekspose di Mapolresta Bandung, Soreang, Rabu (11/3/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad

TRIBUNCIREBON.COM - Pelaku pembunuh sadis terhadap Candra (36) warga Kampung Cisaat, Desa Jelegong, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, berhasil diciduk Polisi.

Kapolresta Bandung, Kombes Pol Hendra Kurniawan, mengungkapkan jika pembunuhan ini terencana dan salah sasaran.

"Pekalu berhasil ditangkap 3 orang dan 3 pelaku masih buron," ujar Hendra, di Mapolresta Bandung, Rabu (11/3/2020).

Hendra mengatakan,  pelaku yang berhasil diciduk, yakni  EK (35), IS (34), dan YD (40) sedangkan  tiga pelaku lainnya yang kini masih dalam pengejaran.

"Pelaku dengan korban hanya kenal selewat, sehingga salah sasaran," kata dia.

Namun kata Hendra,  yang (di maksud) pelaku sering ke rumah korban, sehingga pelaku menganggap sama saja

"Kebetulan korban juga memiliki tato yang cukup banyak (sama seperti yang dimaksudnya)," tuturnya.

Berawal dari berebut lahan parkir di Terowongan Nanjung, Curug Jompong, Kabupaten Bandung, mengakibatkan Candra (36) meninggal dunia menjadi korban pembunuhan salah sasaran.

Ningsih Tinampi Diserang Pasiennya Sendiri, Diteriaki, Ditendang hingga Diancam Akan Dibunuh

Waspada Diduga Digigit Kutu Kucing, Jari Manis Bocah Malang Ini Membengkak dan Nyaris Diamputasi

Kombes Pol Hendra Kurniawan menjelaskan, target pelaku sebenarnya A, yang sering menginap di rumah korban yang berada di Kutawaringin, Kabupaten Bandung.

"Kronologinya, ada orang atas nama A mengelola suatu lahan parkir (Curug Jompong) kemudian didatangi oleh orang lain. Meminta lahan parkir tersebut, untuk ikut bergabung mengelola parkir di curug Jompong, Sebab memang Curug Jompong lagi naik (banyak pengunjung)," ujar Hendra di Mapolresta Bandung, Soreang, Kabupaten Bandung, Rabu (11/2/2020).

Hendra menjelaskan, pada saat sodara A didatangi itu diancam oleh orang tersebut bawa senjata.

"Lalu A ini pergi, lapor ke anaknya F karena sodara F merasa ayahnya terganggu, maka F mencari orang yang mengancam A ini," kata Hendra.

Hendra mengatakan, maka dicari orang yang mengancam A ini, rupanya sering menginap di rumah  korban (Candra) maka F pergi ke sana (rumah korban).

Idap Penyakit Ini, Dorce Gamalama Diam-diam Sudah Siapkan Kain Kafan dan Tanah Makamnya Sendiri

VIDEO Pernikahan di Jakarta Sediakan Hand Sanitizer untuk Tamu Undangan, Digunakan Seusai Salaman

"Mereka datang kurang lebih 6 orang dalam kondisi mabuk, memasuki rumah, mendobrak mencari (orang tersebut). Berteriak teriak, yang ditemukan adalah sodara Candra, tapi tetap dihabisi juga," ujar dia.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved