Breaking News:

Ini Alasan Aksi Nekad Gadis di Bawah Umur Lompat dari Jembatan, Ribut Sama Pacar Karena Masalah Ini

Dari kejadian ini Satreskrim Polres Sintang menetapkan TN (19) sebagai tersangka dugaan tindak pidana persetubuhan di bawah umur.

Editor: Mumu Mujahidin
KOMPAS.COM
Ilustrasi tenggelam 

Lalu, OV dibawa pacarnya ke rumah kost tempat temannya tinggal di Jalan YC Oevang Oeray.

“Sampai di kost, pelaku tiba-tiba memeluk korban dan melakukan hubungan badan layaknya suami istri. Pelaku melakukan perbuatan itu dua kali,” kata Indra.

Sekitar pukul 05.30 WIB, pelaku mengatar korban ketempat bekerja dan di tengah perjalanan pulang, tepatnya di jembatan melawi korban dan pelaku bertengkar, korban pun melompat ke sungai.

Brigadir Polisi Ya’ Basri yang saat itu melintas langsung ikut terjun ke sungai untuk menyelamatkan korban dari derasnya arus sungai melawi.

Korban dan anggota Polres yang menolong selamat.

“Dari hasil koordinasi dengan orangtua korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Sintang,” ujar Indra.

Tersangka dijerat pasal tindak pidana persetubuhan anak di bawah umur ancaman hukuman 15 tahun penjara. 

"Pelaku sudah ditetapkan tersangka dan ditahan," kata AKP Indra Asrianto.

Nella Kharisma Makin Lengket dengan Duda Ganteng Dory Harsa, Benarkah Cak Malik Bukan Suami Nella?

KABAR GEMBIRA, Nih Jadwal Baru Cuti Bersama 2020, Ada Tambahan Hari Libur, Cek Selengkapnya di Sini

Baru Kenal

TN mengaku baru mengenal OV empat minggu terakhir.

“Baru kenal 4 minggu,” kata TN singkat saat digiring anggota Polres Sintang menuju ruang tahanan.

TN yang berstatus pelajar tidak tinggal di Sintang.

Sementara korban merupakan warga Sekadau yang kebetulan bekerja di Sintang.
TN membantah sempat terjadi pertengkaran di atas jembatan saat ia hendak mengantar pulang OV.

“Ndak ada perkelahian. Cuma bilang putus, tapi nda jadi putusnya. Aku antar dia pulang, ndak aku tinggalkan dia,” katanya.

Kasat Reskrim Polres Sintang AKP Indra Asrianto menyatakan, saat ini pihaknya masih mengumpulkan keterangan lebih lanjut soal percekcokan hingga berujung percobaan bunuh diri.

“Untuk sampai saat ini kita dalami. Dugaan sementara, yang bersangkutan merasa malu karena telah disetubuhi,” tukasnya.

KKB Papua Ngamuk Tembaki Pos Koramil Jila di Mimika, Seorang Anggota TNI Gugur Kena Peluru Pantulan

Dampingi Korban

Komisioner Komisi Perlindungan dan Pengawasan Anak Daerah (KPPAD) Kalbar Nani Wirdayani memastikan akan turun ke Sintang untuk berkoordinasi dengan dinas terkait membahas mengenai pendampingan terhadap korban persetubuhan yang dialami oleh OV.

"Insya Allah Selasa kami turun ke Sintang," kata Nani kepada Tribun, Minggu.

KPPAD Kalbar, kata Nani, akan bertemu dengan korban.

Selain itu, apabila di Sintang ada psikolog klinis, maka proses konselling dan trauma healing akan di lakukan di Sintang.

"Atau akan kami koordinasi dengan psikolog klinis terdekat dari Sintang supaya anak tidak depresi dan terlalu lelah," jelasnya.

Nani juga memastikan akan melakukan proses koordinasi dengan pihak kepolisian, memastikan korban mendapatkan keadilan dan pendampingan BAP korban.

"Pendampingan korban insyaallah akan dilakukan sampai proses persidangan," ungkapnya. (*)

Artikel ini telah tayang di tribunpontianak.co.id dengan judul Kisah Dibalik Aksi Nekad Gadis Bawah Umur di Sintang Lompat dari Jembatan, Jadi Korban Asusila

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved