Kesehatan

Cek 10 Gejala Gagal Jantung yang Jarang Disadari, Anda Harus Waspada Sebelum Terlambat

Tapi ada kemungkinan tanda-tanda peringatan lain mungkin muncul dan nahasnya tidak didasari sebagai gejala serangan jantung.

Cek 10 Gejala Gagal Jantung yang Jarang Disadari, Anda Harus Waspada Sebelum Terlambat
(Shutterstock)
Ilustrasi serangan jantung 

TRIBUNCIREBON.COM - Ada dua gejala serangan jantung yang paling umum terjadi yakni nyeri dada mendadak dan nafas berat, serta sakit di bagian dada yang menjalar ke lengan.

Tapi ada kemungkinan tanda-tanda peringatan lain mungkin muncul dan nahasnya tidak didasari sebagai gejala serangan jantung.

"Tidak seperti serangan jantung yang sebenarnya, gagal jantung dapat terjadi secara bertahap, dan itulah sebabnya orang sering salah mengira gejalanya, seperti gangguan pencernaan," kata Robert Greenfield, MD, ahli jantung dan direktur medis kardiologi non-invasif rehabilitasi jantung di MemorialCare Heart & Vascular Institute di Orange Coast Medical Center di Fountain Valley, California.

"Tetapi semakin lama Anda tak memperhatikannya, maka semakin banyak kerusakan yang mungkin akan Anda alami seiring berjalannya waktu" tambahnya.

Gagal jantung kadang disebut gagal jantung kongestif, kondisi ini terjadi ketika ada masalah yang terkait dengan bagaimana jantung memompa darah.

Ini bukan berarti jantung Anda tiba-tiba berhenti bekerja.

Dalam beberapa kasus, jantung mungkin tidak memompa dengan kekuatan yang cukup untuk mengirimkan darah ke sistem peredaran darah Anda, dan dalam kasus lain, tidak cukup darah masuk ke jantung Anda sehingga jumlah yang dipompa keluar berkurang.

Ketika gejalanya memburuk, maka Anda memerlukan perawatan darurat.

Ternyata Tomat Bermanfaat Cegah Kanker dan Diabetes, Bahkan Menjaga Kesehatan Jantung hingga Mata

INI Kebiasaan Baik yang Bakal Menjaga Jantung Tetap Sehat, Ternyata Gampang Dilakukan

Menurut nhlbi.nih.gov, sekitar 5,7 juta orang di AS mengalami gagal jantung, dan itu dapat memengaruhi anak-anak dan orang dewasa.

Saat ini, tidak ada obatnya, tetapi perawatan seperti perubahan gaya hidup dan obat-obatan dapat membuat perbedaan besar dalam hal umur panjang dan kualitas hidup.

Halaman
1234
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved