Begini Sejarah Makam Raden Toemenggoeng Dendanagara yang Diyakini sebagai Bupati Majalengka Pertama
Napak tilas itu bertujuan mengenalkan kepada masyarakat makam Raden Toemenggoeng Dendanagara
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mutiara Suci Erlanti
"Wafatipun ing tanggal 9 Robi’ul Awwal tahun za 1286 Hijrah Nabi saw Jawi 1798 1916 M."
Artinya, wafatnya pada tanggal 9 Robi’ul Awwal tahun za 1286 Hijriyah Nabi SAW Jawa 1798 1969 M.
Selain itu, Naro menambahkan, ada juga prasasti yang jug ditulis di batu dengan bunyi, sebagai berikut.
"Halamadh hingkang nama Kyahi Harya Hadhipati Sur-yahadhiningrat."
Artinya, alamat [inilah] yang bernama Kiyai Arya Adipati Suryahadiningrat.
• Tusuk Ibu Kandung Berkali-kali, Remaja di Jakarta Ini Meronta-ronta & Menjerit Saat Diamankan Polisi
Lebih jauh Ketua Grumala menyampaikan, bahwa kata Babad bisa diartikan sebagai permulaan atau awal.
Babad, di dalam naskah kuno mengandung pengertian membuka hutan atau suatu tempat untuk dibuat menjadi pedukuhan, desa, pesantren dan lain sebagainya.
"Alhamdulilah, akhirnya kami dapat membaca tulisan itu pada tahun lalu, padahal penelusurannya sudah dari 2018 atau dua tahun lalu, hingga akhirnya diperoleh keyakinan dari tulisan-tulisan tersebut," kata Naro.
Wabup Majalengka hadiri napak tilas
Wakil Bupati Majalengka, Tarsono D Mardiana menghadiri kegiatan Napak tilas makam Bupati Majalengka Pertama, Raden Toemenggoeng Dendanagara, Selasa (11/2/2020).
Wabup Tarsono disambut baik dan didampingi oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Majalengka dan Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Argapura.
• Sopir dan Kenek Truk yang Tabrak Empat Rumah & Dua Mobil di Gunungjati Cirebon Alami Luka Ringan
Pantauan Tribuncirebon.com, acara napak tilas dilakukan di Komplek pemakaman Wijaya Kusuma, di Desa Gunungwangi, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka.

Setibanya di lokasi, Tarsono langsung duduk di latar makam Raden Toemenggoeng Dendanagara yang berbentuk seperti rumah di ujung komplek tersebut.
• Praktik Prostitusi di Vila Trawas Mojokerto Terbongkar, Pelaku Tawarkan Jasa Hubungan Badan Bertiga
Didampingi oleh seluruh Muspika, Tarsono turut menikmati dengan ikut menyimak satu persatu kegiatan yang digelar.
Dalam kesempaannya, orang nomor 2 di Majalengka itu menyampaikan bahwa kegiatan ini perlu terus digelar, mengingat acara ini mengenalkan kepada masyarakat bahwa terdapat petilasan makam Bupati Majalengka pertama.