Minggu, 19 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Tanah Ambles di Ujungberung Majalengka

VIDEO - Tanah Ambles Terjadi di Desa Ujungberung Majalengka, Ancam 15 Rumah Warga

Pasalnya, rumahnya yang hanya berjarak 10 meter dari peristiwa amblesnya tanah akan terkena dampak.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Machmud Mubarok

Laporan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON,COM, MAJALENGKA- Tanah ambles terjadi di Blok Desa Lama, Desa Ujungberung, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka, Sabtu (8/2/2020).

Informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa tersebut mengancam setidaknya 15 rumah di area pemukiman.

Kepala Desa Ujungberung, Aris Susanto mengatakan diduga peristiwa itu terjadi malam hari saat hujan deras disertai petir terjadi selama beberapa jam.

Namun, diketahuinya ada tanah ambles saat pagi hari sekitar pukul 07.00 WIB atas laporan dari RW setempat.

"Ya titiknya sih di belakang rumah, ambles tadi pagi sekitar 20 cm ke bawah," ujar Aris saat ditemui di Kantor Kepala Desa setempat, Sabtu (8/2/2020).

Disampaikannya, amblesnya tanah di Blok Desa Lama itu diperkirakan terjadi sekitar 300 meter.

Sedikitnya, ada 15 rumah yang terancam dengan masihnya curah hujan yang terjadi sangat tinggi.

"Alhamdulilahnya, tidak ada korban jiwa. Ya ada 10-15 rumah yang terancam dengan panjang amblesnya tanah sekitar 300 meter," ucapnya.

Aris Susanto menyatakan meski peristiwa tersebut menjadi kekhawatiran warga, dirinya menyebut belum ada rencana untuk mengevakuasi warga khususnya warga yang rumahnya terancam.

Nella Kharisma Mesra dengan Duda Ganteng, Dody Harsa, Padahal Cak Malik Disebut adalah Suami Nella

RESEP Nenek Moyang Sembuhkan Keputihan, Cukup Gunakan Daun Kemangi Saja, Buat Suami Lengket Kembali

Baru Diadopsi, Anjing Ini Malah Disantap Sampai Tak Tersisa oleh Si Tuan, Tulangnya pun Digerogoti

Sebab, dirinya menilai peristiwa itu masih dalam kategori aman dan belum membahayakan.

"Belum ada mengarah ke sana (evakuasi), karena kami lihat ini masih dalam kondisi aman," ujar Aris, Sabtu (8/2/2020).

Namun, lanjut Aris, tak menutup kemungkinan jiwa memang amblesnya tanah sedalam 20 centimeter itu terjadi kembali, akan ada proses evakuasi.

Sebab, hal itu menjadi prioritas pihaknya dalam membantu seluruh warga yang kesusahan.

"Pasti ada, tapi untuk saat ini belum. Ya semoga saja tidak terjadi lagi," ucapnya.

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved