Breaking News:

Truk Terjaring Razia ODOL di Palikanci

Tidak Hanya Muatan Berlebih, Kondisi Ban Kendaraan yang Terkena Razia ODOL Dinilai Membahayakan

Sedikitnya ada 10 kendaraan yang terjaring razia karena muatannya melebihi batas maksimal dan langsung diberikan tilang.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Mumu Mujahidin
TRIBUN JABAR/AHMAD IMAM BAIHAQI
Kepala Manajemen Lalulintas Area 2 Seksi Semarang - Cirebon Jasa Marga Transjawa Toll, Agus Hartoyo (kiri) dan Ketua Team Tyre Adjusment Commitee APBI, Dwi Triono (kanan) menunjukkan kondisi ban gompal kendaraan yang terjaring razia ODOL di Rest Area 208 Tol Palikanci, Kecamatan Mundu, Kabupaten Mundu, Jumat (31/1/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Petugas gabungan menggelar razia over dimenson and over load ( ODOL) di Rest Area 208 Tol Palimanan - Kanci ( Palikanci), Kecamatan Mundu, Kabupaten Mundu, Jumat (31/1/2020).

Sedikitnya ada 10 kendaraan yang terjaring razia karena muatannya melebihi batas maksimal dan langsung diberikan tilang.

Razia itupun tampak melibatkan PT Jasa Marga Cabang Palikanci, Dishub, TNI, Polri, Asosiasi Perusahaan Ban Indonesia (APBI), dan lainnya.

BREAKING NEWS: 10 Kendaraan Terjaring Razia ODOL di Rest Area KM 208 Tol Palikanci Cirebon

BREAKING NEWS Sopir Ngantuk, Bus Pariwisata Hantam Truk Tronton di Tol Cipali KM 164, 2 Luka Berat

Ketua Team Tyre Adjusment Commitee APBI, Dwi Triono, mengakui sebagian kendaraan yang terjaring razia kondisi bannya telah gundul.

"Bahkan, ada yang sudah kelihatan benang ataupun kawat di bannya, itu bahaya banget," ujar Dwi Triono saat ditemui usai razia.

Ia mengatakan, kondisi semacam itu jelas sangat membahayakan karena ban bisa pecah di tengah jalan sehingga mengakibatkan kecelakaan.

Secara umum setiap ban kendaraan besar mampu menahan beban muatan maksimal tiga ton.

27 Kucing Mati Mendadak karena Virus di Karanganyar, Bisa Menular? Ini Gejala dan Cara Pencegahannya

Gadis Cantik Bernasib Malang Menderita Kanker Otot Sejak 6 Bulan Terakhir, Padahal Baru Lulus SMA

Namun, jika muatan kendaraan melebihi batas maksimal maka tetap membahayakan meski kondisi bannya masih baru.

"Tadi ada juga ban yang vulkanisir, kalau ban belakang enggak masalah tapi di ban depan itu tidak disarankan," kata Dwi Triono.

Dalam kesempatan itu, Dwi Triono terlihat mengecek kondisi ban setiap kendaraan besar yang diperiksa petugas gabungan.

Ia bersama Kepala Manajemen Lalulintas Area 2 Seksi Semarang - Cirebon Jasa Marga Transjawa Toll, Agus Hartoyo, mengecek satu persatu ban yang terdapat dalam setiap kendaraan.

Hasil Autopsi Lina Jubaedah Mantan Istri Sule Bikin Penasaran, Postingan Putri Delina Curi Perhatian

Tedy Pardiyana Bawa Bayinya Datangi Polrestabes Bandung, Tunggu Pengumuman Autopsi Lina Sore Ini

Keduanya pun sempat menemukan kendaraan besar yang terjaring razia ODOL dan kondisi ban depannya telah gompal.

Bahkan, Dwi dan Agus langsung menegur sopir kendaraan itu karena kondisi bannya membahayakan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved