Senin, 11 Mei 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

4 Gadis Bandung Dipaksa Layani 10 Pria Hidung Belang dalam Sebulan, Dibayar Sangat Murah

Pada saat, razia tersebut mereka berempat disekap di kamar mandi, supaya tidak ketahuan karena mereka ada di sana.

Tayang:
Editor: Mumu Mujahidin
Bangkapos.com/Yuranda
Suasana Introgasi terhadap korban trafficking, di ruang Unit PPA Polres Pangkalpinang. Kamis (30/1/2020) 

Kata dia, pada waktu bekerja handphone mereka disita oleh Pihak pengelola guna mengamankan aduan dari mereka atas pekerjaannya.

"Kami harus kerja target melayani pria 10 orang, dalam satu bulan. Kami datang ke sini sudah ada hutang, saya baru 5 bulan di sini hutang sudah Rp 4 juta lebih," kata dia.

Sempat Mengucap Istigfar Wanita Ini Meninggal Dibunuh Sang Mantan Suami Hingga Bersimbah Darah

FOTO-FOTO Pasar di Indonesia yang Jual Daging Hewan Tak Biasa dari Kelelawar, Kucing Hingga Anjing

Pada saat, razia tersebut mereka berempat disekap di kamar mandi, supaya tidak ketahuan karena mereka ada di sana.

"Kami pun mendapat tekanan, dan pelakuan kasar dari tamu, " ujarnya.

Kabag Ops Polres Pangkalpinang mengatakan menurut keterangan korban, umur mereka belum dewasa. Tetapi dipaksakan dalam identitas harus dewasa, hinggal 18 tahun ke atas.

"Karena di dalam laporan ke Pak RT, tersebut tidak menerima bila ditemukan, di bawah umur tersebut, rata umurnya dituakan, " ujar Kabag Ops Polres Pangkalpinang Kompol Jadiman Sihotang, Kamis (30/1/2020) di Polres Pangkalpinang

Polres Pangkalpinang berhasil mengungkap kasus perdagangan manusia (traffiking) di wilayah hukum Polres Pangkalpinang.

Empat korban, tiga diantaranya yang masih di bawah umur saat ini sudah diamankan di Polres Pangkalpinang.

Kepada bangkapos.com, Kamis (30/1/2020) korban mengaku mereka sudah ditipu. Mereka diiming-imingi bekerja sebagai penjaga pelayan di Cafe di Bangka Belitung.

Menurut ARS (15) warga Bandung yang merupakan Korban Trafficking tersebut mengakui pada saat di terminal Bandung mau naik angkot dipanggil oleh ibu-ibu, ditawari bekerja di Bangka sebagai pegawai karaoke.

"Pada saat kami sampai ke sini dan diantar oleh ibu itu, yang bernama ica. Kami disuruh melayani tamu. Padahal janjinya hanya pemandu lagu, " kata ARS (15), Kamis (30/1/2020) di Ruang Unit PPA Polres Pangkalpinang.

Malam Jumat, Ini Doa untuk Berhubungan Suami Istri, Benarkah Hubungan Intim Malam Jumat Itu Sunah?

Ular Piton Nyaris Mangsa Bayi 4 Bulan Saat Terlelap Tidur, Sang Ibu Histeris Panggil Tetangga

Lanjutnya, kurang lebih satu minggu ia datang ke ke tempat tersebut, ia sudah memiliki hutang sebesar kurang lebih Rp 3 juta 400 rupiah.

"Katanya biaya tiket, membeli baju dan alat make up. Dan hutang makan dan tempat tidur, " ujarnya.

Selama ia bekerja di tempat tersebut, selama empat bulan lamanya, ia harus melayani sebanyak 10 orang selama satu bulan.

"kami harus melayani 10 orang dalam satu bulan, dan melayani untuk begituan sebanyak 4 kali, dengan bayaran Rp 300 Ribu, kalau menginap Rp 500 ribu, " ujarnya.

Sumber: Bangka Pos
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved