Kamis, 16 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

4 Gadis Bandung Dipaksa Layani 10 Pria Hidung Belang dalam Sebulan, Dibayar Sangat Murah

Pada saat, razia tersebut mereka berempat disekap di kamar mandi, supaya tidak ketahuan karena mereka ada di sana.

Editor: Mumu Mujahidin
Bangkapos.com/Yuranda
Suasana Introgasi terhadap korban trafficking, di ruang Unit PPA Polres Pangkalpinang. Kamis (30/1/2020) 

TRIBUNCIREBON.COM - Nasib malang dialami empat gadis belia asal Bandung, Jawa Barat.

Mereka dipaksa jual diri dengan harga murah di kawasan eks lokalisasi Teluk Bayur, Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Kepolisian Resor Pangkalpinang mengamankan tiga anak di bawah umur dan satu orang perempuan dewasa.

Diduga tiga remaja dan satu perempuan tersebut merupakan korban pedagangan manusia di Cafe Podomoro 2 Cikita Teluk Bayur Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Bukitintan, Pangkalpinang.

Empat wanita yang diduga sebagai korban pedagangan manusia tersebut masing-masing berinisial An (17), NSO (17), ARS (15), NAL (19), keempatnya merupakan warga Kabupaten Bandung.

Informasi yang diperoleh Bangkapos.com, menyebutkan, Berdasarkan laporan polisi dari Polda Jabar, bahwa satu di antara orang tua korban yang melaporkan bahwa anaknya menjadi korban pedagangan manusia di Bangka Belitung.

Pada Rabu (29/1/2020) Pukul 16.00 WIB, Tim Opsnal Polres Pangkalpinang yang dipimpin Aiptu Mardi Bule, mengecek lokasi dan nama anak yang disebut dalam laporan polisi.

Ibu Ini Kaget Dengar Percakapan Anak Wanitanya 13 Tahun di WA Sama Pemuda, Ia Pernah Disetubuhi

VIRAL Diduga Bakso Berbahan Daging Tikus di Madiun Ramai di Status WhatsApp, Begini Ceritanya

Untuk memastikan hal tersebut, anggota Tim Opsnal Polres Pangkalpinang menyamar sebagai pelanggan, memastikan nama yang berinisial ARS (15), berada di tempat tersebut.

Tim Opsnal Polres Pangkalpinang, dibantu Unit Pelindung Perempuan dan Anak Polres Pangkalpinang langsung melakukan penggeledahan lalu ditemukan korban sedang berada di dalam kamar.

Setelah dilakukan pengembangan bahwa terdapat empat anak di bawah umur yang bekerja di cafe tersebut, kemudian keempat anak tersebut dibawa ke Polres Pangkalpinang untuk diamankan.

Saat ini, Kamis (30/1/2020) ke empat korban pedagangan manusia masih diperiksa di ruangan Unit PPA Polres Pangkalpinang. Guna memperdalam informasi tersebut. (*)

* ABG Korban Traffiking Asal Bandung Diberikan Target Layani 10 Pria per Bulan Dibayar Murah

NAL (19) warga Bandung mengakui telah dijual oleh pihak Kafe Teluk Bayur, Kelurahan Pasir Putih, Pangkalpinang.

Saat itu mereka diajak bekerja sebagai pemandu lagu namun bukan itu malah disuruh melayani hidung belang.

"Kami disuruh melayani pria hidung belang, taripnya short time Rp 300, dan long time 500 ribu, itu pun masih dipotong oleh mereka setengahnya," kata NAL (19) di ruang Unit PPA Polres Pangkalpinang, Kamis (30/1/2020).

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved