Istrinya Kalah di Pilkades, Anggota DPRD Tulungagung Ngamuk Cabut Tiang Listrik yang Dipasangnya
Mereka menduga, sikap Basroni ini dilandasi sakit hati karena istrinya tidak terpilih menjadi Kepala Desa Kedungcangkring.
Sebab selain tiang listrik, kabel penerangan banyak menumpang di dahan pohon.
Apalagi ada kesan tidak ada yang merawat kabel-kabel lampu penerangan ini, sehingga meski pun lepas tetap dibiarkan.
Basroni khawatir, jika ada kecelakaan karena kabel listrik ini, maka dirinya yang akan disalahkan.
“Apalagi ini kan sedang musim hujan. Takutnya kalau ada apa-apa, kembalinya nanti ke bapak,” ucap Seniwati.
Seniwati juga membantah, pencopotan tiang listrik itu karena dasar kecewa dan unsur politik.
Sebab menurutnya, kalah atau menang dalam Pilkades adalah hal yang lumrah.
• Waspadai Fenomena Cold Surge, Bakal Melintasi Wilayah di Indonesia, Termasuk Bangka Belitung
• 12 Kali Menikah Selalu Menolak Disentuh, Gadis Ini Diburu Polisi, Ini Modusnya
Seniwati juga menegaskan, sampai saat ini dirinya tetap aktif mengikuti kegiatan di desa.
“Sampai sekarang kalau ada kegiatan di desa saya tetap bantu-bantu. Tidak ada rasa kecewa sama sekali,” tegasnya.
Akibat puluhan tiang listrik yang dilepas, kini kondisi jalan Dusun Jati kembali gelap gulita seperti sebelum dipasang penerangan.
Padahal jalan ini cukup vital, karena menjadi alternatif ke destinasi wisata Waduk Wonorejo.
Apalagi jalan di lokasi ini berkelok-kelok di kaki bukit, dan sangat gelap saat malam hari. (David Yohanes)
Artikel ini telah tayang di posbelitung.co dengan judul Kalah di Pilkades, Jalan Dusun Gelap, Puluhan Tiang Listrik Dicabut