Istrinya Kalah di Pilkades, Anggota DPRD Tulungagung Ngamuk Cabut Tiang Listrik yang Dipasangnya
Mereka menduga, sikap Basroni ini dilandasi sakit hati karena istrinya tidak terpilih menjadi Kepala Desa Kedungcangkring.
Suyadi tengah merapatkan dengan perangkat, untuk mempertimbangkan penggantian tiang listrik yang diambil Basroni.
• Setelah Lapor Polisi Soal Kejanggalan Kematian Sang Ibu, Rizky Febian Nyanyikan Lagu Sedih Buat Lina
Sebab keberadaan tiang listrik ini sangat penting untuk menerangi jalan yang berkelok-kelok dan gelap.
Wilayah Desa Kedungcangkring memang berada di pegunungan, meski jalannya tidak ekstrem.
Namun jalan desa ini menjadi alternatif ke lokasi wisata Waduk Wonorejo, yang ada di atas desa ini.
“Kami upayakan untuk secepatnya diganti. Yang penting desa kami tetap kondusif,” ujar Suyadi. (David Yohanes)
Alasan Keselamatan Selama Musim Hujan
Sejumlah tiang listrik yang terbuat dari beton dengan bungkus pipa paralon terlihat roboh di tepi jalan Dusun Jati, Desa Kedungcangkring, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung.
Lebih dari 40 tiang listrik ini diambil kembali oleh Basroni, mantan kades yang kini menjadi anggota DPRD Tulungagung dari Partai Gerindra.
Warga menduga, sikap Basroni ini karena kecewa setelah istrinya kalah dalam pemilihan kepala desa.
Saat dikonfirmasi di rumahnya, Basroni tidak ada. Wartawan ditemui oleh istrinya, Seniwati.
Seniwati mengatakan, pencabutan tiang listrik itu atas perintah suaminya.
Sebab pengadaan semua tiang listrik itu berasal dari dana pribadi Basroni.
“Dulu memang ada bantuan dari PJB (Pembangkit Jawa Bali), tapi hanya 10 tiang dan kabel 400 meter. Itu pun dipasang di dekat waduk (Wonorejo),” ujar Seniwati.
Sedangkan puluhan tiang listrik di Dusun Jati sepenuhnya berasal dari kantong pribadi Basroni.
• MANFAAT Sarapan Oats Setiap Hari, Kurangi Risiko Terkena Kanker Usus Besar & Diabetes
Menurut Seniwati, pencopotan tiang listrik itu atas dasar pertimbangan keamanan.