Siswa SMP Dianiaya Kakak Kelas
Tidak Hanya Dipukul Pakai Raket, KM Juga Diinjak dan Dibenturkan ke Tembok Oleh Kakak Kelasnya
Akibat penganiayaan itu korban mengalami luka di bagian dalam kelopak matanya, kaki bengkak, memar di sekujur tubuh, dan lainnya.
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Mumu Mujahidin
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Siswa SMP di salah satu sekolah di Kota Cirebon dianiaya oleh siswa SMA pada Sabtu (7/12/2019).
Korban berinisial KM berusia 13 tahun.
Akibatnya, hingga kini KM masih mendapat perawatan medis di RS Pelabuhan Kota Cirebon.
Bibi korban, Hera Damayanti, mengatakan dalam peristiwa itu keponakannya dianiaya kira-kira 10 siswa SMA.
Padahal, menurut dia, KM sendiri masih duduk di kelas 7 SMP.
• BREAKING NEWS Dikeroyok 10 Orang Kakak Kelasnya, Siswa SMP Ini Dihajar Pakai Raket dan Sabuk
• HAMIL DULUAN, Ratusan Anak Remaja di Lampung Ini Terpaksa Menikah Muda, Padahal Belum Cukup Umur
"Dianiaya kira-kira dari pukul 7.30 WIB - 9.30 WIB," kata Hera Damayanti saat ditemui di Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSPPPA) Kota Cirebon, Jalan Terusan Pemuda, Kota Cirebon, Senin (9/12/2019).
Ia mengatakan, selama kurang lebih dua jam itu KM dianiaya, bahkan menggunakan raket dan sabuk.
Penganiayaan itu bermula saat korban menemukan liquid vape di lingkungan sekolah pada pertengahan November 2019.
KM pun melaporkannya kepada guru sehingga dilakukan razia karena hal itu dilarang sekolah.
Beberapa siswa SMA yang masih satu yayasan dengan SMP korban pun dipanggil guru.
• WASPADA Jabar Hari Ini Diprediksi Bakal Dilanda Hujan Lebat Disertai Angin Kecang, Cek Wilayah Lain
• Saat Berpangkat Mayor, Prabowo Subianto Pernah Disumpahi Sintong Panjaitan Jadi Menteri Pertahanan
Mereka diduga melanggar peraturan sekolah karena membawa vape.
"Kami menduga guru itu menyebut nama KM yang menemukan liquid sehingga melakukan razia," ujar Hera Damayanti.
Menurut dia, pada Sabtu pagi KM dipanggil oleh sejumlah siswa SMA yang diduga pelaku penganiayaan itu.
Saat itu, KM tengah menunggu kedatangan guru di kelasnya karena ingin mengikuti remedial ujian.
Korban yang memenuhi pemanggilan itupun dianiaya di salah satu ruang kelas sekolah.
"Keponakan saya bilang badannya diinjak-injak dan dibenturkan ke tembok, tidak cuma dipukuli," kata Hera Damayanti.
• Rasakan Perihnya Selang Menancap di Dada, Pria Ini Menyesal Sudah 13 Tahun Jadi Perokok Aktif
• Dinilai Janggal, Polisi Akan Selidiki Penyebab Ambruknya Ruang Kelas MTs Negeri 7 Majalengka
Bahkan, diduga para pelaku juga menganiaya menggunakan senjata tajam karena ditemukannya luka sayatan di tubuh korban.
Akibat penganiayaan itu korban mengalami luka di bagian dalam kelopak matanya, kaki bengkak, memar di sekujur tubuh, dan lainnya.
Selain itu, hidung korban juga tak berhenti mengeluarkan darah hingga kini.
"Keluarga kami sudah melaporkan kejadian ini ke Polres Cirebon Kota," ujar Hera Damayanti.
Dianiaya Menggunakan Raket dan Sabuk
• 34 Tahun Lalu, Sintong Panjaitan Pernah Sumpahi Prabowo Jadi Menteri Pertahanan, Kini Jadi Kenyataan
• Rasakan Perihnya Selang Menancap di Dada, Pria Ini Menyesal Sudah 13 Tahun Jadi Perokok Aktif
Artikel ini telah tayang di Tribuncirebon.com dengan judul BREAKING NEWS Dikeroyok 10 Orang Kakak Kelasnya, Siswa SMP Ini Dihajar Pakai Raket dan Sabuk