74 Tahun Indonesia Merdeka, Warga Seko Baru Melihat Alat Berat Stum dan Merasakan Jalan Aspal

Jalan untuk menuju ke Kecamatan Seko itu berlumpur dan berkubang dengan jarak tempuh sekitar 8 jam perjalanan.

74 Tahun Indonesia Merdeka, Warga Seko Baru Melihat Alat Berat Stum dan Merasakan Jalan Aspal
(Pemprov Sulsel)
Proses pengaspalan jalan menuju Kecamatan Seko, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan. 

TRIBUNCIREBON.COM - Setelah 74 tahun Indonesia merdeka, pemerintah baru membuat akses dan mengaspal jalan menuju Kecamatan Seko, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan.

Akhirnya, mimpi masyarakat Seko pun tercapai sehingga mereka bisa merasakan jalan aspal dan melihat secara langsung kendaraan stum, kendaraan pengeras aspal.  bepergian ke Kota Kabupaten Luwu Utara dengan mudah.

Pengaspalan jalan itu dilakukan Balai Besar Jalan Nasional (BBJN) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Sementara pengerasan pembukaan jalan itu dilakukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel. Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dalam keterangan resminya, Selasa (3/12/2019), mengatakan, sinergitas Kementerian PUPR dan Pemprov Sulsel pada pembangunan jalan menuju Seko adalah bukti kepedulian pemerintah terhadap daerah-daerah terisolasi.

“Kami tahu, masih banyak jalan yang terisolir di Sulsel dan ini baru awal dan bukan akhir. Kami hanya pelayan masyarakat dan berusaha maksimal. Dan, kami berharap semoga Allah subhanahu wata'ala senantiasa memudahkan dalam menjalankan amanah ini,” kata Andi Sudirman.

Di tempat terpisah, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah membacakan sambutan seragam Presiden Joko Widodo saat memimpin upacara Hari Bakti Pekerjaan Umum (PU) yang ke-74 tahun, di Rujab Gubernur Sulsel, Jalan Jendral Sudirman Makassar, Selasa (3/12/2019).

Di hadapan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemprov Sulsel serta para pejabat di Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi Selatan, Nurdin menyampaikan berbagai pembangunan infrastruktur yang berhasil dilaksanakan oleh pemerintah pusat.

“Jalan tol, bandara, pelabuhan dan masih banyak lagi pembangunan infrastruktur yang kita akan bangun nantinya," kata Prof Nurdin Abdullah membacakan sambutan serentak Presiden Republik Indonesia.

Khusus di Sulsel, Pemerintahan Nurdin Abdullah bersama wakilnya, Andi Sudirman Sulaiman dalam satu tahun memimpin Sulsel, berhasil membangun infrastruktur untuk mendukung konektivitas dan membuka jalur terisolir di beberapa daerah di Sulawesi Selatan.

“Kami sudah membuka akses jalan daerah terisolasi di Kecamatan Seko, pembangunan Bandara Buntu Kunik di Tana Toraja, pembangunan jalur Pengkep-Bone melalui Tonasa Parigi, akses jalan dua jalur dan empat lajur Bua menuju Rantepao Toraja, jalan pintas dari Larompong menuju Kabupaten Luwu, serta pembangunan pedestrian dan perbaikan fasilitas destinasi wisata di beberap daerah di Sulawesi Selatan,” ungkap Nurdin.

Babak Baru Persidangan Kasus Video Vina Garut, Jaksa Penuntut Umum Hadirkan 3 Saksi, Siapa Saja?

Bawa Persija Jakarta dan Bali United Juara Liga 1 Indonesia, Teco Ungkap Perbedaan Sensasi Juaranya

KABAR BAIK, PNS Atau ASN di 2020 Bisa Libur Hari Jumat, Asalkan Hal Ini yang Harus Dia Dapatkan

Halaman
123
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved