Berita Indramayu

Warga Desa Tinumpuk Indramayu Bongkar 11 'Dosa' Kuwu Eka Munandar, Minta Sang Kuwu Dicopot

Kegeraman ratusan warga Desa Tinumpuk, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu kembali memuncak.

Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Ratusan warga Desa Tinumpuk, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu saat melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Negeri Indramayu, Senin (2/12/2019). 

Warga Desa Tinumpuk akan melakukan aksi unjukrasa dengan membawa massa yang jauh lebih besar.

"Toh aksi unjuk rasa dilindungi oleh undang-undang, jadi kami tidak akan pernah mundur. Saya akan tegakkan, saya akan buktikan bahwa Kuwu Desa Tinumpuk terbukti bersalah," ujarnya.

Aksi Sebelumnya

Ratusan massa Desa Tinumpuk Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu saat menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Negeri Indramayu, Senin (9/9/2019).
Ratusan massa Desa Tinumpuk Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu saat menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Negeri Indramayu, Senin (9/9/2019). (Tribuncirebon.com/Handhika Rahman)

Aksi unjuk rasa kembali terjadi di depan Kantor Kejaksaan Negeri Indramayu, Senin (9/9/2019).

Ratusan massa yang terlibat merupakan warga Desa Tinumpuk, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu.

Mereka berdemo mendesak Kejaksaan N

Olah TKP Mobil DPO di Fly Over Pegambiran Cirebon Selesai, Tapi Polisi Belum Temukan Barbuk Lain

egeri Indramayu segera mengusut tuntas kasus tindak pidana korupsi yang diduga dilakukan oleh kuwu desa setempat, Eka Munandar.

Koordinator unjuk rasa, Edi Supriyadi mengatakan, masyarakat mempertanyakan kejelasan aliran Dana Desa sepanjang tahun 2018.

KOCAK, Menteri Luar Negeri Joget Tik Tok Entah Apa yang Merasukimu, Lihat Aksinya yang Viral Ini

Pasalnya, anggaran Dana Desa itu habis, namun tidak diiringi dengan realisasi pembangunan desa yang nyata.

"Uangnya habis digunakan kredit mobil, mobilnya Honda Jazz," ujar massa aksi unjuk rasa menanggapi di sela-sela orasi yang dilakukan Edi Supriyadi, Senin (9/9/2019).

Edi Supriyadi menyampaikan, Eka Munandar dianggap telah merugikan uang negara sebesar Rp 1 Miliar untuk kepentingan pribadi tersebut.

Masyarakat berharap, agar tidak ada lagi kasus penyelewengan wewenang yang mengakibatkan korupsi. Kasus dugaan terhadap Kuwu Eka Munandar harus segera di lakukan penindakan.

"Tuntutan kami, semoga saudara Eka Munandar segera diproses secara hukum dan dapat turun dari jabatannya," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved