Buruh Kecewa Terhadap Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Tunggu di Depan Gedung Sate, Minta SK UMK 2020

Roy mengatakan jika keputusan UMK dikeluarkan dalam bentuk surat edaran, tidak akan mengikat secara hukum.

Buruh Kecewa Terhadap Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Tunggu di Depan Gedung Sate, Minta SK UMK 2020
Tribun Jabar/M Syarif Abdussalam
Ratusan buruh dari beberapa kota di Jabar menunggu di depan Gedung Sate Jalan Diponegoro, Bandung, Kamis (21/11/2019). Mereka kecewa terhadap Gubernur Jabar Ridwan Kamil yang hanya mengeluarkan surat edaran penetapan UMK Jabar 2020, bukan surat keputusan. 

Laporan Wartawan Tribun, M Syarif Abdussalam

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Aksi ratusan buruh dari berbagai serikat pekerja di Jawa Barat yang digelar sejak siang di depan Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (21/11), memang nyaris tanpa orasi seperti biasanya.

Namun sampai pukul 19.45, mereka masih berkumpul di depan gerbang Gedung Sate menunggu kepastian penetapan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) Tahun 2020.

Pada sore harinya, perwakilan para buruh ini menghadiri audiensi dengan Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum.

Namun mereka tetap menyatakan belum puas dengan audiensi tersebut karena belum menyaksikan penetapan UMK 2020 oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Walaupun dalam audiensi tersebut sudah dinyatakan bahwa usulan bupati dan walikota dari 27 kabupaten dan kota di Jabar sudah diterima Ridwan Kamil, para buruh masih keberatan dengan rencana penetapan UMK dalam bentuk surat edaran, bukan dalam surat keputusan seperti tahun-tahun sebelumnya.

Mereka pun akhirnya menunggu Ridwan Kamil untuk menandatangani kesepakatan tersebut, yang sampai petang hari dikabarkan masih di Jakarta menghadiri undangan Wakil Presiden Maruf Amin. Mereka menunggu di beberapa titik di Gasibu, dan depan gerbang Gedung Sate, sambil makan jajanan PKL.

Sebelumnya diberitakan, mereka merasa kecewa setelah mendengar penetapan upah minimum kabupaten atau kota (UMK) 2020 di Jabar ditetapkan dalam bentuk surat edaran.

Bakal Jadi Bos BUMN, Ahok Dikhawatirkan Bernasib Sama Dengan Dwi Soetjipto di Pertamina

TERBONGKAR Misteri Keberadaan Soeharto Saat Sejumlah Jenderal Dibantai Pada Peristiwa G30S/PKI

Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Provinsi Jawa Barat, Roy Jinto Ferianto, mengatakan pihaknya sudah berudiensi dengan Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum pada petang hari.

"Tapi kami kecewa karena format keputusan yang berbeda dengan tahun sebelumnya. Katanya, penetapan UMK akan berbentuk surat edaran, bukan surat keputusan," ujar Roy di Gedung Sate, Kamis (21/11)

Halaman
123
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved