Kedatangan Refi & Pian Bocah yang Ditelantarkan Ibunya Disambut Anak-anak Panti Minta Berkenalan
Wajah sembringah terlihat dari wajah Refi Irawan (14) dan Muhammad Septian (7) saat memasuki yayasan Panti Sosial Rehabilitasi
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Muhamad Nandri Prilatama
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman
TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Wajah sembringah terlihat dari wajah Refi Irawan (14) dan Muhammad Septian (7) saat memasuki yayasan Panti Sosial Rehabilitasi Anak membutuhkan Perlindungan Khusus (PSRAMPK), Rabu (6/11/2019).
Panti sosial itu berlokasi di Desa Pagaden, Kecamatan/Kabupaten Subang.
Dengan mengenakan kursi roda Refi langsung disambut dengan teman-teman barunya di panti asuhan. Sedangkan Pian, ia terlihat digendong oleh petugas panti.
Di panti tersebut, Refi dan Pian rencananya akan dititipkan untuk mendapat perawatan lebih baik guna memulihkan kesehatannya kembali.
Mereka juga akan bersekolah di panti tersebut.
Pantauan Tribuncirebon.com, anak-anak panti seusia mereka langsung mengerubungi teman barunya tersebut.
Mereka berkenalan dan mengajak ngobrol Refi dan Pian, mereka juga ditemani oleh para petugas dari Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Indramayu.
"Namanya siapa?" ujar anak panti ke Refi dan Pian.
Meski Refi dan Pian tidak bisa berbicara. Tapi mereka terlihat sangat senang saat anak-anak panti mengajak mereka berkenalan.
Sebelumnya, Refi dan Pian diketahui menderita gizi buruk, psikologi dua bocah itu juga sedikit terganggu.
Refi dan Pian merupakan korban anak terlantar oleh ibu kandungnya sendiri yang bernama Rodia.
Ibu mereka diketahui meninggalkan anak-anaknya sendiri untuk hidup dengan laki-laki lain sejak satu tahun lalu.
Selama ini Refi dan Pian diasuh oleh kakak-kakaknya.
• Kedatangan Refi & Pian Bocah yang Ditelantarkan Ibunya Disambut Anak-anak Panti Minta Berkenalan
• Refi & Pian, Bocah Asal Indramayu Ditinggal Kabur Ibu Kandung, Sang Ibu Minggat dengan Pria Kaya
• KONDISI Terkini Refi & Pian, Anak Penderita Gizi Buruk di Indramayu yang Ditelantarkan Ibu Kandung
Keluarga kakak beradik itu tinggal di sebuah rumah gubuk di Blok Cilet Rt 01/08 Desa Karanganyara, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/panti-asuhann.jpg)