Sabtu, 30 Mei 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Peristiwa Nahas di Indramayu, Seorang Wanita Meninggal Tertabrak Kereta Api

Seorang wanita di Indramayu meninggal dunia setelah tertabrak kereta api.

Tayang:
Editor: taufik ismail
Kompas
Ilustrasi garis polisi dan tempat kejadian perkara. Seorang wanita meninggal tertabrak kereta api di Indramayu. 

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Peristiwa nahas dialami seorang wanita asal Kabupaten Cirebon. Ia meninggal dunia setelah tertabrak kereta api di kawasan Sliyeg, Indramayu.

Korban meninggal setelah tertabrak KA Manahan relasi Solo-Bekasi di jalur rel Km 182, Desa Sleman, Kecamatan Sliyeg.

Setelah dilakukan identifikasi, korban diketahui bernama Tati Rohati (48), warga Karangwangi, Kecamatan Karangwareng, Kabupaten Cirebon.

Menurut Kapolsek Sliyeg, AKP Edi Mulyana, peristiwa nahas itu terjadi pada Kamis (28/5/2026) sekitar 04.14 WIB.

Dikatakan Edi, peristiwa ini awalnya diinformasikan masinis KA Manahan kepada petugas keamanan stasiun yang kemudian melapor ke Polsek Sliyeg.

"Dua petugas pengamanan yang sedang berjaga malam, Kardani (24) dan Dodi (27), langsung mengecek untuk memastikan kebenaran informasi. Setelah menemukan jasad korban, mereka segera meneruskan laporan ke Polsek Sliyeg," ujar Edi saat dikonfirmasi, Jumat (29/5/2026).

Setelah menerima laporan tersebut, polisi langsung mendatangi lokasi kejadian (TKP).

Sekitar pukul 06.30 WIB, petugas tiba dan menemukan jenazah korban yang dilaporkan.

"Ketika ditemukan fisik korban cukup memprihatinkan akibat benturan keras," ucap Edi.

Edi menambahkan, dalam proses olah TKP, Polsek Sliyeg turut melibatkan Tim Inafis Sat Reskrim Polres Indramayu.

Saat pemeriksaan awal di lokasi, polisi sempat kesulitan mengidentifikasi korban karena tidak adanya kartu identitas yang melekat pada tubuh korban.

Jasad korban kemudian langsung dievakuasi ke RSUD Indramayu untuk proses identifikasi lebih lanjut serta visum et repertum.

"Setelah diidentifikasi korban baru ketahui adalah Tati Rohati, warga Kabupaten Cirebon. Penyebab meninggalnya karena tertemper kereta api," ujar Edi.

Di sisi lain, Edi menerangkan, peristiwa warga tertemper kereta api diketahui bukan kali pertama terjadi.

Pihak kepolisian mewanti-wanti warga agar tidak beraktivitas di sekitar jalur rel aktif untuk mencegah kejadian serupa.

"Kami mengimbau masyarakat untuk senantiasa mengutamakan keselamatan mandiri dengan tidak beraktivitas atau menyeberang di sepanjang jalur perlintasan rel kereta api karena sangat berbahaya," katanya.

Baca juga: Buron Setahun Lebih, Maling di Warung Pantai Tirta Ayu Indramayu Diringkus Polisi

Artikel ini sudah tayang di laman Kompas.com.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved