Pria Ini Tega Memperkosa Delapan Perempuan Dari Tahun 2016, Ada Korban Yang Masih Anak-anak

Pria Ini Tega Memperkosa Delapan Perempuan Dari Tahun 2016, Ada Korban Yang Masih Anak-anak

Pria Ini Tega Memperkosa Delapan Perempuan Dari Tahun 2016, Ada Korban Yang Masih Anak-anak
Youtube via Surya.co.id
Ilustrasi 

TRIBUNCIREBON.COM- Seorang pemuda kelahiran Surabaya yang tinggal di Jombang, Jawa Timur, diringkus polisi atas dugaan kasus kekerasan seksual terhadap sejumlah perempuan dan anak-anak.

Kasat Reserse Kriminal Polres Jombang, AKP Azi Pratas Guspitu mengungkapkan, pemuda bernama Adi Indra Purnama tersebut diringkus polisi saat berada di rumahnya, Kamis (31/10/2019) malam.

Pemuda berusia 24 tahun itu tinggal di Desa Karang Dagangan, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Gadis Ini Diperkosa Oleh 500 Pria Sejak Usia 11 Tahun, Korban Beri Pengakuan Memilukan

"Diamankan karena diduga melakukan tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur," kata Azi kepada Kompas.com, Jumat (1/11/2019).

Berdasarkan hasil pemeriksaan penyidik, ungkap dia, Adi mengakui telah memperkosa 8 perempuan.

Beberapa di antaranya adalah perempuan yang masih anak-anak.

Dylan Carr Koma Karena Kecelakaan & Mobil Nyangkut di Kolong Truk, Ayahnya Ungkap Kondisi Sang Anak

"Pengakuan tersangka telah melakukan terhadap 8 orang lainnya. Kami masih mendalami, mohon waktu untuk keterangan selanjutnya," ujar Azi.

Dua korban melapor Berdasarkan data dari kepolisian yang diterima Kompas.com, penangkapan terhadap Adi Indra Purnama berawal dari laporan yang diterima polisi dari dua orang korban. 

Korban pertama, yakni seorang perempuan berusia 19 tahun asal Tangerang, Banten.

Kisah Mantan Narapidana, Dulu Dianggap Remeh, Kini Bina Pemuda Kertamulya dan Eks Napi Lewat Lampion

Adi dilaporkan memaksa melakukan hubungan seksual dengan korban pada September 2019.

Halaman
1234
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved