Kawasan Hutan Kawah Putih Terbakar, Pengelola Tutup Objek Wisata Kawah Putih

Pascakebakaran lahan di kawasan hutan Kawah Putih, Perhutani menutup sementara objek wisata Kawah Putih hingga batas waktu yang belum ditentukan

Kawasan Hutan Kawah Putih Terbakar, Pengelola Tutup Objek Wisata Kawah Putih
Tribun Jabar/Mumu Mujahidin
Ilustrasi - Skywalk Cantigi sepanjang 500 meter menjadi salah satu wahana baru yang menjadi favorit swafoto wisatawan di Obyek Wisata Kawah Putih, Rancabali, Kabupaten Bandung. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mumu Mujahidin

TRIBUNCIREBON.COM, RANCABALI - Pascakebakaran lahan di kawasan hutan Kawah Putih, Perhutani menutup sementara objek wisata Kawah Putih hingga batas waktu yang belum ditentukan, Selasa (8/10/2019).

General Manager KBM (Kesatuan Bisnis Mandiri) Wisata Ecotourism Perhutani Unit III Jabar dan Banten, Wismo Tri Kencono menuturkan penutupan dilakukan demi memudahkan penanganan pemadaman kebakaran.

"Sementara kami tutup untuk melancarkan penanganan darurat pemadaman kebakaran ini. Untuk sementara belum kami tentukan batas waktunya sampai kapan," ujarnya saat ditemui di lokasi tadi pagi.

Wismo menuturkan sejak awal musim kemarau pihak pengelola selalu mengingatkan para pengunjung untuk tidak menyalakan api di lokasi wisata melalui pengeras suara. Bahkan pengelola juga sudah memasang rambu-rambu peringatan.

"Sementara kami mohon maaf kepada para wisatawan yang dari luar kota maupun lokalan (lokal) di sini. Dalam rangka melancarkan kegiatan pengamanan dan penanganan kebakaran ini, kami imbau untuk tidak berkunjung dulu ke Kawah Putih," tuturnya.

Wismo menyebut ada beberapa objek wisata yang terbakar, di antaranya View Deck Cantigi seluas kurang lebih 25 meter persegi. Selain itu lahan di kawasan Sunan Ambu dan kawasan Sunan Abah.

"Di weekend biasanya jumlah pengunjung bisa mencapai 5000 orang. Namun sementara mulai hari biasa maupun weekend kami tutup sampai batas waktu yang belum ditentukan," katanya.

Tim gabungan Perhutani, TNI, Polri, Pemkab Bandung, masyarakat hutan, dan komunitas pecinta alam masih berjibaku memadamkan api yang masih menyala di lahan hutan Objek Wisata Kawah Putih, Rancabali, Kabupaten Bandung, Selasa (8/10/2019).

Wismo Tri Kencono mengungkapkan sejak semalam api sudah berhasil dikendalikan di lokasi Sunan Ibu, namun api terus merembet ke lokasi Sunan Rama.

"Saat ini hasil koordinasi kami dengan Kapolres, Dandim, Perhutani, BPBD, Damkar. Tim kembali berangkat untuk menempati posnya masing-masing. Jadi kami akan mencoba mengendalikan api yang mengarah ke posisi Sunan Rama dan Cipanganten," tuturnya.

Menurutnya peristiwa kebakaran ini terjadi Senin (7/10/2019) sore sekitar pukul 14.00 WIB. Dan hingga saat ini api masih menyala di titik Sunan Rama.

"Api masih ada, tapi relatif sudah bisa dikendalikan terutama yang ke arah Sunan ibu. Luas lahan yang sudah terbakar kemarin malam itu kurang lebih 10 hektaran," ungkapnya.

BREAKINGNEWS Puncak Mega Gunung Puntang Terbakar Api Merembet dari Kebakaran Lahan di Gunung Malabar

Selama 2 Bulan, 80 Kasus Kebakaran Terjadi di Cirebon, 20 Persen Gedung Instansi Tak Ada Pemadam

Kisah Penyelamatan Orangutan Junai, Selamat tapi Mata Kanan Buta, Gara-gara Kebakaran Hutan

Sejak semalam tim gabungan sudah menurunkan 10 tim dengan jumlah personil 280 hingga 300 orang. Pemadaman api masih dilakukan dengan cara manual, dengan pembuatan ilaran (semak bakar).

"Kendalanya medan masih berat sehingga Damkar tidak bisa maksimal. Dan kami sudah meminta bantuan tapi ada tim yang sifatnya konvensional untuk pemadaman api dengan cara manual," katanya. (*)

Editor: Muhamad Nandri Prilatama
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved