Jemput Anak di Sekolah, Wanita Ini Kaget Temukan Tempat Prostitusi Terselubung, Ada Kasur & Kondom

Jemput Anak di Sekolah, Wanita Ini Kaget Temukan Tempat Prostitusi Terselubung, Ada Kasur & Kondom

Dailymail
Tempat tidur yang diduga untuk prostitusi 

TRIBUNCIREBON.COM- Seorang ibu mengaku menemukan 'hutan penderitaan' setelah mengantar anaknya ke luar sekolah.

Menurut Daily Mirror pada Senin (10/6/2019), sang ibu terkejut menemukan sebuah tempat pekerja seks komersial yang hanya berjarak beberapa meter dari sekolah dasar anaknya.

Wanita bernama Amanda Sullivan ini mengatakan dia menemukan tempat tersebut setelah mengantarkan anaknya keluar dari lingkungan sekolah di Lane End Primaru School di Beeston, Leeds, Inggris.

VIRAL, Suami Hebat Jadi Bidan Dadakan Bantu Istri Melahirkan, Beruntung Ibu dan Anak Selamat

Foto-foto yang di tunjukkan oleh Sullivan memperlihatkan situasi menyedihkan di mana pekerja seks di kota itu tinggal di tempat terbuka di tengah hutan.

Alhasil, Sullivan bersama dengan salah satu anggota pendiri Save Our Eyes, sebuah kelompok kampaye yang dibentuk untuk menyoroti temuan tersebut.

Tak Dapat Perlindungan, Siswi SMP Korban Pemerkosaan Ini Malah Dikeluarkan Dari Sekolahnya

Dia mengatakan kepada Leeds Live, "Saya telah menemukan jarum di semak-semak itu sebelumnya."

"Saya sudah lama tidak memeriksa, jadi saya pikir saya ingin melihatnya," sambungnya.

Dia menunjukkan hutan kecil yang terbuka, yang telah dirapikan oleh petugas penghuninya agar menyerupai pemukiman sementara.

Di Tangan Septi Ariyani, Garam Laut Bisa untuk Hair Treatment, Penghilang Jerawat Juga Aroma Terapi
 

Amanda menjelaskan, "Itu adalah salah satu hal yang paling menghancurkan hati yang pernah saya lihat."

"Ini memukul saya, dan orang lain yang melihatnya akan merasa sangat emosional," lanjutnya.

"Itu benar-benar hanya hutan penderitaan. Itu satu-satunya yang bisa saya gambarkan," jelas Amanda.

"Jika Anda masuk ke dalamnya, Anda hanya akan menemukan pohon tisu toilet, tas bening yang tergantung di pohon," tambahnya.

Amanda secara terus terang juga menjelaskan menemukan kondom dan jarum, dan tampak belum digunakan.

Salah satu yang menarik perhatian Amanda adalah kasur yang ditemukan di tengah hutan terbuka, yang diduga untuk tempat tidur para PSK.

"Tempat tidur yang ditata dengan sandal, jarum kemudian kondom ada di atasnya," terangnya.

Kalah dari Persitas Tasikmalaya, PS Gunung Jati Kabupaten Cirebon Masih di Posisi Kedua Grup A

"Kami benar-benar berpikir bahwa itu adalah rumahnya, tempat tidak bernoda, rasanya membuat rumah itu bernoda bahkan sampah juga digunakan," lanjutnya.

Setelah temuan itu, Amanda berbicara kepada para guru di sekolah anaknya, dan menghubungi Kepolisian Yorkshire Barat.

Lebih lanjut, Amanda juga menghubungi badan amal pekerja seks terkemuka di Leeds untuk menyelidiki hal tersebut, dan segera menemukan wanita yang tinggal di tempat itu.

Praktik Prostitusi Berkedok Warung Kopi Terbongkar

Sebuah praktik prostitusi terselubung di Madiun, Jawa Timur, akhirnya berhasil dibongkar pemerintah setempat.

Pemerintah Kabupaten Madiun membongkar praktik prostitusi terselubung yang berkedok sebagai warung kopi (Warkop).

Lokasi prostitusi berkedok warung kopi ini berada di Pasar Muneng, Kecamatan Pilangkenceng, Madiun, Jawa Timur.

2.050 Personel Keamanan Gabungan Kawal Aksi Mahasiswa di Gedung Sate, Jalan Diponegoro Ditutup

Setidaknya, ada sekitar 47 lokasi prostitusi berkedok warung kopi yang ditemukan petugas di Pasar Muneng.

Mengutip Kompas.com, penemuan lokasi prostitusi berkedok warung kopi ini pertama kali diungkap oleh Bupati Madiun, Ahmad Dawami.

Bupati Madiun yang akrab disapa Kaji Mbing ini mengungkap praktik prostitusi terselebung ini dengan cara yang unik.

"Saya menyamar jadi pelanggan biar saya mendapatkan keyakinan pasti kalau lokalisasi itu benar-benar masih beroperasi.

Suami Tak Bisa Penuhi Syahwat, Wanita Ini Pilih Berhubungan Badan Bertiga Dengan Kedua Anaknya

"Setibanya di warung itu saya langsung ditawari. Saya bilang besok baru kembali lagi. Biar saya siap-siap dulu," ungkap Kaji Mbing.

Kaji Mbing pun kembali ke lokasi, bedanya, ia membawa petugas Satpol PP bersamanya guna membongkar lokasi prostitusi tersebut.

Mirisny, bilik-bilik asmara yang disediakan praktik prostitusi berkedok warung kopi ini terlihat seperti kandang ayam.

Mengutip Surya Malang, puluhan kamar yang digunakan sebagai tempat prostitusi itu hanya berukuran 2,5 x 1,5 meter.

Bilik asmara itu hanya dibuat dari kayu dan papan triplek.

Sekilas, orang awam tak akan tahu jika di warung kopi tersebut terdapat bilik asmara.

Pasalnya, kamar-kamar sempit itu juga berada di kolong meja.

Suami Ngamuk Pergoki Jenazah Istrinya Disetubuhi Oleh Perawat di Kamar Mayat, Pelaku Babak Belur

Pada bagian atasnya, terdapat rak tempat menyimpan kopi, gula, dan barang dagangan lainnya.

Ketika dilihat secara seksama, maka bilik asmara ini terlihat sebagai peti kayu, yang dilengkapi pintu kecil yang bisa dibuka dengan cara menggesernya.

Saking kecil dan sempitnya, bilik asmara ini bisa dibilang mirip seperti kandang ayam.

Jurnalis Indonesia Kena Tembak Saat Meliput Demo di Hong Kong, Sudah Teriak, Polisi Tetap Menembak

Meski begitu, di dalam kamar triplek mungil ini disediakan kasur, bantal, wewangian, lotion, tisu, hingga kipas angin, layaknya kamar biasa.

Meja warkop yang dimodifikasi menjadi bilik asmara itu pun langsung dibongkar oleh petugas agar tak dipakai lagi.

Ternyata, praktik prostitusi terselubung ini sudah berjalan sejak puluhan tahun lalu.

Hal ini diungkap oleh seorang perangkat Desa Moneng, Parmin (49).

Wanita Ini Diceraikan Karena Hanya Beri Jatah Berhubungan Badan Setahun Sekali,Suami Ungkap Hal Aneh

Parmin mengatakan bahwa Pasar Muneng sudah dijadikan tempat mesum sejak puluhan tahun lalu.

"Sudah puluhan tahun, sejak saya masih kecil sudah ada.

Dulu mungkin awalnya cuma satu, lama kelamaan, ada pendatang satu, dua, dari luar daerah masuk ke pasar, akhirnya satu tambah satu, sekarang jadi banyak," ungkap Parmin.

Tahukah Kenapa Dinamakan Lubang Buaya? Lokasi Yang Menjadi Tempat Pembuangan 7 Jenderal Revolusi

Parmin menjelaskan, jika Pasar Muneng awalnya hanya digunakan sebagai tempat transaksi saja.

Namun lama kelamaan, banyak pedagang nakal yang menyediakan bilik-bilik asmara di warungnya.

Pasasr Muneng sendiri, merupakan pasar tradisional yang berlokasi di Jalan Raya Madiun-Ngawi, perbatasan antara Kabupaten Madiun dan Kabupaten Ngawi.

Sumber: Intisari
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved