Wisata Majalengka

6 Rekomendasi Destinasi Wisata Kabupaten Majalengka yang Wajib Kamu Kunjungi

6 Rekomendasi Destinasi Wisata Kabupaten Majalengka yang Wajib Kamu Kunjungi

6 Rekomendasi Destinasi Wisata Kabupaten Majalengka yang Wajib Kamu Kunjungi
TribunCirebon.com/Eki Yulianto
Jembatan di Curug Tonjong sering dipakai pengunjung untuk berfoto selfie. 

Rumah kayu untuk kapasitas 5 orang, jineng untuk 4 orang, dan gazebo untuk 6 orang atau lebih.

Harga yang ditawarkan untuk libur Lebaran seperti sekarang ini, yaitu 600 ribu yang termurah sedangkan yang termahal sekitar 800 ribu.

Fasilitas untuk setiap tipe kamar sama, yaitu TV, AC, air hangat dan lain-lain.

3. Goa Lalay

 Indonesia memiliki wisata green canyon yang tidak kalah dengan yang ada di Amerika.

Indonesia setidaknya memiliki tiga Green Canyon yang berada di Pangandaran, Bogor dan Majalengka.

Mungkin sebagaian besar traveler masih asing dengan Green Canyon yang ada di Majalengka ini.

Cari Tempat Wisata untuk Liburan? Yuk Coba Kunjungi Goa Lalay, Wisata Green Canyon di Majalengka

Dilansir dari Tribun Travel, Memiliki nama Goa Lalay, di sini traveler bisa menjumpai Green Canyon yang dihuni oleh lalai atau kelelawar.

Goa Lalay mempunyai struktur sungai dengan alirana ir yang kehijauan yang bersumber dasri cilongkrang.

Goa Lalay
Goa Lalay (Instagram/Mtma_majalengka)

Aliran air sungai ini diapit oleh tebing bebatuan kehijauan yang nampak memesona.

Goa Lalay Majalengka ini berada di Desa Sukdana, Argapura Kabupaten Majalengka Jawa Barat.

Di dalam Goa Lalay terdapat air terjun yang oleh awarga sekitar disebut dengan air terjun pelangi.

Dinamakan air terjun pelangi, karena air terjun yang tersorot matahari memberikan efek warna warni.

Seperti tempat wisata pada umumnya, Goa Lalay mempunyai mitos yang beredar di masyarakat sekitar.

Konon, Goa Lalay ini memiliki seorang penunggu berupa 'Oray Lalaki' atau Ular laki-laki.

Di mana sosok ini memiliki kepala manusia dan bertubuh ular.

VIDEO - UNIK! Museum Berbentuk Kapal Laut, Tepat di Tepi Waduk Saguling, Destinasi Baru di KBB

Terlepas dari mitos yang beredar, Goa Lalay ini tetap menarik untuk dikunjungi.

Bagi traveler yang penasaran dan ingin berkunjung ke Goa Lalay tidak perlu khawatir, pasalnya tempat wisata di Majalengka ini sudah dilengkapi dengan beberapa fasilitas penunjang.

Mulai dari area parkir kendaraan, Mushola, kamar mandi hingga penginapan sudah tersedia di sekitar kawasan Goa Lalay.

4. Situ Janawi

Situ Janawi merupakan satu dari sekian banyak situ di Majalengka yang menawarkan pesona alam yang asri, indah dan unik di dalamnya.

Di Situ ini terdapat danau dan kolam yang dikelilingi permukiman di sebelah selatan yang dibatasi perbukitan.

Di danau tersebut, pengunjung diperbolehkan untuk mandi yang airnya langsung dari mata air.

Mandi di kolam yang langsung dialiri mata air jauh lebih menyehatkan.

Kolam dari mata air itu memiliki kandungan senyawa yang bisa mengobati beberapa penyakit ringan. Misalnya pegal-pegal, encok dan rematik.

Sensasi Mandi & Berendam di Situ Janawi Majalengka, Bisa Sembuhkan Sejumlah Penyakit

Wisata air yang berada di Desa Payung, Kecamatan Rajagaluh, Kabupaten Majakengka ini memiliki kandungan yang dapat menyembuhkan penyakit.

Menurut Kepala Desa Payung, Jamsa air di Situ Janawi airnya tidak panas cenderung dingin.

Dengan kondisi air yang dingin alami itulah, disampaikan Jamsa konon bisa dapat menyembuhkan penyakit ringan.

"Penyakit gatal-gatal, panu atau yang berhubungan dengan kulit," ujar Jamsa.

5. Situ Cipanten

Situ Cipanten merupakan salah satu dari beberapa situ di Majalengka yang terus diperhatikan oleh kalangan wisatawan dan traveller.

Banyak pengunjung yang penasaran dengan situ yang berada di kaki gunung Ciremai ini untuk dikunjungi.

Oleh sebab itu, untuk terus memikat daya tarik pengunjung, Situ Cipanten terus dierpcantik wajah dan wahana yang ada di kawasan tersebut.

Selain itu, dalam waktu dekat, situ yang berada di Desa Gunungkuning, Kecamatan Sindang, Kabupaten Majalengka ini akan menambah wahana yang terbilang ekstrem.

Situ Cipanten, Sabtu (7/9/2019).
Situ Cipanten, Sabtu (7/9/2019). (Tribuncirebon.com/Eki Yulianto)

Wahana yang dimaksud yakni Sky Bike atau sepeda gantung.

Ketua Karang Taruna Maung Jaya, Yosep Hendrawan mengatakan, di tahun 2019 ini Siti Cipanten telan mendapatkan bantuan dari dana desa.

Dikatakan dia, dana desa tahap dua itu dialokasikan untuk wahana Sky Bike.

"Saat ini sedang tahapan pemasangan lintasan tali baja untuk dua unit sepeda gantung yang telah dipersiapkan," ujar Yosep saat ditemui Tribuncirebon.com, Sabtu (7/9/2019).

Lanjut Yosep menyampaikan, wahana tersebut pada pekan depan sudah bisa diefektifkan bagi pengunjung.

Oleh karena itu, disampaikan dia, untuk memenuhi target tersebut, wahana Sky Bike akan diujicobakan terlebih dahulu.

10 Fakta Rayya, Pemeran Sekaligus Tersangka Vina Garut 3 lawan 1 yang Kini Meninggal Dunia

"Minggu depan akan kami mulai operasionalkan, semoga semakin banyak pengunjung," ucap dia.

Sementara itu, wahana wisata yang sudah ada di Situ Cipanten yaitu, sepeda air, arena outbond, dan berbagai fasilitas lainnya yang menarik.

Harga tiket masuk juga terbikang murah, hanya dengan Rp 5 ribu untuk motor dan Rp 10 ribu untuk mobil, Anda sudah dapat menikmati suguhan wisata alami Situ Cipanten.

6. Curug Tonjong

Pengelola Curug Tonjong Majalengka keluhkan sepinya pengunjung di lokasi wisata alam tersebut.

Hal ini disampaikan langsung  pengelola Curug Tonjong, Dodi Supardi saat ditemui di lokasi, Sabtu (7/9/2019).

Menurut Dodi,sepinya pengunjung di Curug Tonjong, setidaknya sudah terjadi sejak 2 tahun terakhir.

Penurunan jumlah wisatawan itu, kata dia, disebabkan bermunculannya lokasi-lokasi wisata yang baru di wilayah Majalengka khususnya di Rajagaluh.

"Dulu saat weekend yang datang ke sini bisa sampai ratusan, namun 2 tahun terakhir hanya puluhan. Di hari biasa malah beberapa kali tidak ada pengunjung," ujar Dodi, Sabtu (7/9/2019).

Pria yang sekaligus sebagai Ketua RW Blok Senin Desa Teja itu menyebutkani, selain faktor banyaknya wisata baru bermunculan, hal yang membuat turunnya persentase pengunjung yakni akses jalan.

Disampaikan dia, akses menuju ke Curug Tonjong hanya bisa dilalui oleh roda 2, dikarenakan sempitnya medan jalan yang harus dilalui kendaraan roda 4.

"Sebenarnya bisa roda 4, hanya saja tidak sampai masuk ke halaman parkir Curug Tonjong, cuma sampai rumah warga nanti ke sininya jalan," ucap dia.

Pintu masuk Curug Tonjong
Pintu masuk Curug Tonjong (Tribuncirebon.com/Eki Yulianto)

VIDEO - Pesona Keindahan Curug Tonjong di Rajagaluh Majalengka, Ayo Berlibur ke Sini

Sementara, Dodi menyampaikan, untuk mengatasi permasalahan tersebut, dirinya beserta para pengelola Curug Tonjong akan melakukan beberapa berkembangan untuk menambah daya tarik pengunjung.

Hal yang dilakukan yaitu, menambah beberapa sarana dan fasilitas untuk kenyamanan wisatawan.

"Kami juga sudah mengobrol dengan Bu Kuwu, hanya saja sampai sekarang belum terealisasi terkait permodalan dana untuk diajukan ke Pemerintah Majalengka, yang mana bisa membantu ikut mengembangkan potensi wisata yang sudah berdiri sejak 2015 ini," kata Dodi. (Tribuncirebon.com/Mutiara Erlanti/Eki Yulianto)

Penulis: Mutiara Suci Erlanti
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved