VIDEO - UNIK! Museum Berbentuk Kapal Laut, Tepat di Tepi Waduk Saguling, Destinasi Baru di KBB

di dalamnya juga terdapat sejumlah miniatur kapal laut dan terdapat replika kapal laut yang cukup besar serta terdapat juga berbagai macam penghargaa

VIDEO - UNIK! Museum Berbentuk Kapal Laut, Tepat di Tepi Waduk Saguling, Destinasi Baru di KBB
Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Museum dan Galeri Bahari yang dibangun oleh mantan KSAL Laksamana (Purn) TNI Ade Supanji berlokasi di tepian waduk Saguling di Kampung Banuraja, Panguban, Batujajar, Minggu (1/9/2019). 

Laporan Wartawan Tribun, Hilman Kamaludin

TRIBUNCIREBON.COM, BATUJAJAR - Sebuah museum dua lantai dengan bentuk bangunan unik dan megah berdiri di Kampung Banuraja, Desa Pangauban, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Bangunan tersebut merupakan Museum Galeri Bahari (Mungaba) yang dibangun berbentuk kapal laut karena museum itu dibangun oleh mantan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) yakni Laksamana Purn TNI Ade Supandi yang memang lahir di daerah tersebut.

Bangunan ini terlihat sangat mirip dengan kapal laut terlebih museum ini dibangun tepat di tepi Waduk Saguling dan dekat dengan permukiman warga setempat, sehingga bangunannya pun tampak sangat mencolok.

Pantai Rembat Indramayu Lama Tak Terurus Kini Disulap Jadi Tempat Wisata Yang Instagramable

Baru Dibuka 3 Bulan, Pantai Rembat Indramayu Ramai Dikunjungi Wisatawan, Ternyata Ini Keindahannya

Di dalam museum ini terdapat tiga segmen, yang pertama, jejak tentang kehidupan Ade Supandi sendiri dari lahir hingga saat ini, segmen tentang kejayaan martim dalam bentuk narasi dan segmen tentang kearifan lokal kerajaan sunda yang dipajang di setiap sudut museum tersebut.

Tak hanya itu, di dalamnya juga terdapat sejumlah miniatur kapal laut dan terdapat replika kapal laut yang cukup besar serta terdapat juga berbagai macam penghargaan yang telah diterima oleh Ade Supandi selama menjabat sebagai KSAL periode 2014-2018.

Ade menceritakan, ide untuk membangun Museum Galeri Bahari tersebut muncul setelah ia berkeliling ke luar negeri. Di sana kata Ade, para Laksamana setelah mengakhiri pengabdiannya sebagai TNI Angkatan Laut, mereka membangun sebuah museum.

"Intinya laksamana itu meninggalkan sesuatu untuk generasi muda seperti membangun museum. Jadi saya terinspirasi, terus saya banyak mendapat cendramata dan buku dari Laksamana dan KSAD luar negeri, kalau saya tidak punya tempat mau disimpan di mana," ujar Ade saat ditemui seusai persemian Mungaba, Minggu (1/9/2019).

Stone Garden, Wisata Bebatuan di Bandung untuk Liburan Akhir Pekan yang Instagramable

Rencananya, kata Ade, museum tersebut akan dibangun di Jakarta, namun karena disana sudah banyak museum akhirnya, ia terpikir untuk membangun di kampung halamannya supaya bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

"Nanti bisa menjadi destinasi wisata yang bisa mengangkat daerah karena nantinya akan banyak kuliner disini, sehingga pasti banyak keinginan masyarakat yang akan datang kesini," katanya.

Halaman
12
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved