Seorang Ibu Paksa Anaknya Lakukan Adegan Panas, Adegan Direkam, Dikirim ke Pacar Ibunya yang Pedofil

Pemaksaan tersebut dilakukan hanya untuk merekam adegan panas tersebut dan dikirimkan kepada pacar sang ibu.

Seorang Ibu Paksa Anaknya Lakukan Adegan Panas, Adegan Direkam, Dikirim ke Pacar Ibunya yang Pedofil
SHUTTERSTOCK/TRIBUN MEDAN
Ilustrasi pelecehan seksual. 

Di tempat tinggalnya yang berada di Virginia, pihak berwenang menyita sejumlah barang bukti atas kejahatan tersebut.

Pria itu mengakui awalnya koleksi video dan foto dari kedua anak perempuan Rose tersebut hanya untuk kesenangannya pribadi.

 Dua Bayi Ini Kelaparan Makan Kertas & Kotoran Sendiri Karena Ditinggal Sang Ibu Selama 11 Hari

Beberapa benda yang disita dan disinyalir untuk menyimpan hasil tindak asusila tersebut adalah komputer dan ponsel milik Oquendo.

Salah satu ponsel berisi tentang percakapan Rose dengan Equendo mengenai pengambilan gambar dan video asusila yang menjadi korban tindakan bejat tersebut.

Diterjemahkan dari Dailymail.co.uk, pihak penyidik mengatakan bahwa Rose telah memaksa kedua putrinya untuk membuat konten pornografi yang ia rekam sendiri dari bulan Oktober 2014 sampai September 2016.

Konten pornografi yang direkam tersebut untuk dikirim kepada kekasihnya yang ternyata memiliki kelainan seksual.

 Video-Detik-detik Kiper Kalteng Putra Benturan & Patah Tulang Bahu, Langsung di Bawa ke Rumah Sakit

Beberapa gambar yang ditemukan oleh penyidik menunjukkan bahwa Rose memaksa anak-anaknya untuk melakukan perbuatan asusila.

Roberto Oquendo, pacar ibu korban sekaligus pelaku eksploitasi seksual anak

Ketika dimintai keterangan oleh penyidik, Rose mengaku memaksa anak perempuannya untuk telanjang dan diabadikan dalam foto dan video untuk dikirimkan ke kekasihnya, Oquendo melalui pesan singkat.

Pengadilan setempat memutuskan bahwa Rose bersalah pada bulan ini dan akan mulai menjalankan hukumannya pada 14 Oktober mendatang.

 Aliyah Minta Dihamili Bule yang Ternyata Sudah Beristri, Lahirkan Anak Kembar Tanpa Ikatan

Putusan tersebut dijatuhkan pada awal bulan Agustus ini, atau lebih cepat daripada penjatuhan hukuman yang diberikan kepada Oquendo.(

Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved