Ibadah Haji dan Kurban
Masih Simpan Daging Kambing Sisa Kurban Kemarin? Begini Cara Mengolahnya Agar Daging Tak Bau Prengus
Biasanya, daging kurban diolah menjadi gulai, sate, tongseng, dan masih banyak lagi.
TRIBUNCIREBON.COM - Salah satu tantangan mengolah daging kambing atau domba adalah aroma amis dan prengus yang menempel pada daging.
Padahal olahan daging kambing atau domba dapat dinikmati dengan cita rasa yang lezat.
Daging kambing merupakan salah satu sumber protein hewani yang paling banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia selain daging ayam dan daging sapi.
Apalagi saat menjelang hari raya Idul Adha saat ini.
Tradisi 'pesta daging' sangat melekat pada masyarakat Indonesia.
Biasanya, daging kurban diolah menjadi gulai, sate, tongseng, dan masih banyak lagi.
Selain tinggi protein, daging kambing juga mengandung zat gizi lainnya yang berguna untuk tubuh, seperti lemak, kalori, kolesterol, dan zat besi.
• Ini Cara yang Benar Menyimpan Daging Kurban Supaya Tetap Segar dan Sehat
• Ini Tata Cara Shalat Idul Adha Pada Minggu 11 Agustus 2019, Lengkap dengan Niat dan Artinya
Tekstur dan rasa daging kambing ini lebih enak dan lezat apabila diolah dan cara memasak daging kambing atau domba dengan benar.
Memang kelemahan utama makanan satu ini adalah bau khas prengus kambing atau domba.

Selain itu, kalau cara mengolah daging kambing atau domba tidak benar makan daging akan alot dan tidak empuk.
Berikut cara memasak daging kambing atau domba agar tidak bau dan alot seperti dilansir dari resepcaramemasak.info.
1. Jangan Dicuci Cukup Direbus
Daging kambing yang sudah disembelih ataupun kita beli di pasar tidak perlu dicuci terlebih dahulu saat akan dimasak.
Karateristik daging kambing atau domba ini memang sedikit unik.
Kalau cara mengolah daging kambing nya dicuci dengan air, maka bau khas prengus kambing atau domba akan semakin keluar.