Harta 22 Bandar Narkoba Senilai Rp 60 Miliar, BNN Duga Ada Yang Mengalir ke Pejabat Daerah
Para tersangka memiliki beberapa rekening bank baik atas nama mereka sendiri, keluarga, maupun orang lain untuk dijadikan sebagai penampungan
"Sebagian lainnya merupakan para pelaku yang baru ditangkap serta para pelaku yang sudah beberapa kali melakukan kejahatan tersebut," ujar Heru.
Atas perbuatannya, 22 tersangka dikenakan pasal Pasal 3, 4 dan 5 Undang Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang dan Pasal 137 UU nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukumam maksimal 20 tahun penjara
Pencucian Uang
Direktur Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Badan Narkotika Nasional (BNN) Brigjen Pol Bahagia Dachi mengatakan, ada kemungkinan dana hasil penjualan narkoba dari 22 tersangka yang diamankan pihaknya mengalir ke sejumlah pejabat daerah dan petugas lapas (lembaga pemasyarakatan).
Saat ini BNN sedang menyelidiki untuk memastikan hal itu.
"Aliran dana kepada para pejabat di daerah atau petugas di daerah kemungkinannya bisa saja, sedang kami lakukan penyelidikan. Kami tracing (lacak). Bisa saja ada," kata Bahagia di Kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (25/7/2019).
Ia menjelaskan, aliran dana hasil penjualan narkoba para tersangka bisa mengalir ke siapapun termasuk para pejabat daerah. Bahagia memastikan, aliran dana hasil penjualan narkoba para tersangka mengalir ke luar negeri.
Pengungkapan itu berawal dari terlacaknya nomor rekening para tersangka. Hal itu juga terungkap saat BNN lakukan kloning ponsel milik para tersangka.
"Apakah uang tersebut ada yang ngalir ke luar negeri? Ada. Saat ini sedang kami lakukan tracing. Mudah-mudahan dengan adanya bantuan itu semua bisa terungkap," ujar Bahagia. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "BNN: Ada Kemungkinan Harta 22 Bandar Narkoba Mengalir ke Pejabat Daerah", https://megapolitan.kompas.com/read/2019/07/25/14410861/bnn-ada-kemungkinan-harta-22-bandar-narkoba-mengalir-ke-pejabat-daerah.
Penulis : Dean Pahrevi
Editor : Egidius Patnistik