Wali Kota Bogor Bima Arya Dengar Curhat Warga Soal PPDB, Desak Sistem Zonasi Dievaluasi

Ia pun berharap sistem PPDB saat ini dievaluasi dan diperbaiki agar tidak menimbulkan kekacauan.

KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO
Wali Kota Bogor Bima Arya melayat ke kediaman Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (1/5/2019). 

TRIBUNCIREBON.COM - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan, mendapat laporan mengenai carut marut sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019. Salah satunya terkait dugaan manipulasi data PPDB dengan sistem zonasi.

"Saya menerima laporan kecenderungan manipulasi kartu keluarga, ini sedang saya dalami. Saya perintahkan dukcapil, camat, lurah, disdik untuk mendalami ini. Ada laporan yang menitip alamat, ini artinya ada ruang untuk manipulasi administrasi, jadi sistem kita belum siap," kata Bima, Senin (24/6/2019).

Pria Pengangguran Bawa Kabur Siswi SMA, Ditempatkan di Kosan, Si Perempuan Dicabuli Berulang Kali

Bima menilai, sistem PPDB kali ini merupakan sistem yang sangat ambisius. Ia pun berharap sistem PPDB saat ini dievaluasi dan diperbaiki agar tidak menimbulkan kekacauan.

"Saya sebagai kepala daerah, saya mendengar curhatan langsung dari warga, aspirasi warga, langsung di lapangan.

Saya kira ini sistem yang terlalu ambisius harus dievaluasi. Tujuannya baik dan ideal, tapi apakah mungkin dan apakah ideal ya untuk membuat kualitas pendidikan ini sama, kenapa ? karena sistem kita belum siap sepenuhnya sistem administrasi kependudukan belum siap," ujarnya.

Suami Tarif Rp 3 Juta bagi Siapapun Pria yang Mau Menikmati Tubuh Istrinya, Berhubungan Seks Bertiga

Selain sistem administrasi yang belum siap, Bima juga menilai infrastruktur penunjang sistem PPDB juga belum siap.

"Sebagai kepala daerah saya harus menyuarakan ini ya. Satu dua hari ini kita akan evaluasi, kita akan lihat di lapangan dan saya harus sampaikan kepada presiden dan kepada mendiknas sistem ini menimbulkan banyak persoalan," kata Bima. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bima Arya: Sistem Zonasi PPDB Terlalu Ambisius, Harus Dievaluasi", https://regional.kompas.com/read/2019/06/25/07585251/bima-arya-sistem-zonasi-ppdb-terlalu-ambisius-harus-dievaluasi.

Editor : David Oliver Purba

Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved