Lalu Lintas di Jalur Pantura H-1 Lebaran Lengang, Petugas Sebut Puncak Arus Mudik Sudah Lewat

Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupeten Indramayu mencatat volume lalu lintas arus mudik dan arus balik dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah

Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Jalan Jembatan Timbang Losarang 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupeten Indramayu mencatat volume lalu lintas arus mudik dan arus balik dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah dari hingga Selasa (4/6/2019) siang ini sudah mencapai 892.188 kendaraan.

Sedangkan untuk volume kendaraan dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta, yaitu sebanyak 172.892 kendaraan.

Meski Jalan Raya Bandung-Cirebon Lengang, Pemudik Tetap Memilih Jalur Alternatif Tol Cisumdawu

Siang Ini, Jalur Pantura Terpantau Sepi, Sesekali Jalan Kosong

Salah seorang petugas rekapitulasi perhitungan volume lalu lintas Dishub Kabupaten Indramayu, Teguh Pujiono mengatakan, kendaraan tersebut meliputi, minibus, bus sedang, bus besar, pikap, truk, hingga sepeda motor.

"Arus lalu lintas masih didominasi oleh kendaraan roda dua," ujarnya kepada Tribuncirebon.com melalui pesan singkat, Selasa (4/6/2019).

Lebih lanjut dirinya menuturkan, untuk arus lalu lintas pada H-1 lebaran Jalur Pantura terpantau lenggang.

Hal itu dikarenakan puncak arus mudik, yakni Sabtu (1/6/2019) dan Minggu (2/6/2019) sudah lewat.

Selain itu, lebih awalnya libur cuti lebaran di beberapa perusahaan turut berdampak pada lenggangnya Jalur Pantura pada hari terakhir Ramadan.

Dikatakan dia, para pengendara baik dari arah Jakarta maupun Jawa Tengah dapat memacu kendaraannya dengan kecepatan rata-rata antara 60-90 kilometer per jam.

"Sudah agak lengang kemarin saja H-2 hanya sebanyak 87.204 kendaraan yang melintas dari Jakarta ke Jawa Tengah," ucap Teguh Pujiono.

Sedangkan untuk perbandingan H-2 Lebaran 2019 dengan H-2 Lebaran tahun 2018 mengalami penurunan.

Teguh juga menyebut, pada H-2 Lebaran 2018 jumlah kendaraan yang melintas dari arah Jakarta ke Jawa Tengah, yaitu sebanyak 293.170 kendaraan. Sedangkan pada tahun 2019 hanya 87.204 kendaraan. (*)

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Muhamad Nandri Prilatama
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved