Minggu, 3 Mei 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Wisata Cirebon

Ada 90 Desa Wisata di Cirebon, Tapi Hanya 6 yang ‘Naik Kelas’, Ini Daftarnya

Dari total 90 desa wisata yang tercatat di Kabupaten Cirebon, hanya enam yang benar-benar berhasil 'naik kelas'

Tayang:
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Tribun Cirebon/Eki Yulianto
WISATA MANGROVE - Wisata Mangrove yang ada di Desa Mundu Pesisir, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon 


Sementara itu, Desa Cikalahang menawarkan wisata alam yang ramah keluarga, dengan fasilitas seperti area pemancingan, gazebo, hingga sentra kuliner.


Keunikan berbeda ditawarkan Desa Belawa melalui wisata konservasi kura-kura yang dikelola dengan standar operasional ketat demi menjaga kelestarian satwa.


“Pengunjung tidak diperbolehkan berinteraksi bebas dengan kura-kura. Ini penting agar satwa tidak stres,” katanya.


Ke depan, kawasan tersebut direncanakan akan dikembangkan sebagai pusat konservasi.


Adapun Desa Mundu Pesisir dan Pengarengan mengandalkan potensi ekowisata mangrove, sementara Desa Talun dikenal dengan wisata kuliner yang terus berkembang.


Dadan menambahkan, pada tahun ini pihaknya akan mendorong desa wisata di Cirebon untuk mengikuti ajang nasional yang kemungkinan akan berganti nama menjadi Wonderful Indonesia Award (WIA), sebagai bentuk rebranding dari ADWI.


“Untuk dapat mengikuti program tersebut, desa harus melalui proses pengajuan dan evaluasi oleh Kementerian Pariwisata, termasuk audit terhadap kesiapan destinasi,” ujarnya.


Sementara itu, Kepala Disbudpar Kabupaten Cirebon, Fajar Sutrisno menegaskan bahwa evaluasi menyeluruh akan dilakukan terhadap seluruh desa wisata.


“Evaluasi ini bertujuan untuk mengelompokkan desa berdasarkan tingkat perkembangan, mulai dari yang berkembang, stagnan, hingga yang memiliki potensi unggulan,” ucap Fajar.


Ia menambahkan, hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan prioritas pengembangan desa wisata ke depan.


“Dari hasil evaluasi nanti, akan ditentukan desa-desa mana yang menjadi prioritas pengembangan agar lebih fokus dan optimal,” jelas dia.


Fajar juga menekankan pentingnya pendampingan berkelanjutan serta kolaborasi lintas sektor dalam mengembangkan desa wisata.


“Semua pihak harus terlibat. Dengan kolaborasi yang kuat, desa wisata di Kabupaten Cirebon bisa menjadi destinasi unggulan yang mampu menarik wisatawan lokal maupun mancanegara,” katanya.

 

 

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved