Minggu, 3 Mei 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Wisata Cirebon

Ada 90 Desa Wisata di Cirebon, Tapi Hanya 6 yang ‘Naik Kelas’, Ini Daftarnya

Dari total 90 desa wisata yang tercatat di Kabupaten Cirebon, hanya enam yang benar-benar berhasil 'naik kelas'

Tayang:
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Tribun Cirebon/Eki Yulianto
WISATA MANGROVE - Wisata Mangrove yang ada di Desa Mundu Pesisir, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon 

Ringkasan Berita:
  • Dari total 90 desa wisata yang tercatat di Kabupaten Cirebon, hanya enam yang benar-benar berhasil 'naik kelas' dan masuk kategori unggulan sesuai standar nasional
  • Fakta ini menjadi sorotan, mengingat puluhan desa lainnya masih berjuang memenuhi kriteria ketat untuk bisa bersaing di tingkat lebih tinggi

 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto


TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON- Dari total 90 desa wisata yang tercatat di Kabupaten Cirebon, hanya enam yang benar-benar berhasil 'naik kelas' dan masuk kategori unggulan sesuai standar nasional.


Fakta ini menjadi sorotan, mengingat puluhan desa lainnya masih berjuang memenuhi kriteria ketat untuk bisa bersaing di tingkat lebih tinggi.


Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Cirebon mencatat, dari 90 desa tersebut, sekitar 20 desa sebenarnya memiliki potensi besar untuk dikembangkan.

Baca juga: Susunan Pemain Indonesia VS Korsel di Semifinal Uber Cup 2026, Mulai 15.00 WIB

Baca juga: Mayat Perempuan Ditemukan di Sungai Jamblang Cirebon, Warga Sempat Ketakutan Lihat Tubuh Korban


Namun, baru enam desa yang dinilai telah memenuhi standar unggulan.


Kabid Destinasi dan Industri Pariwisata Disbudpar Kabupaten Cirebon, Dadan Subandi menjelaskan, bahwa penetapan desa wisata unggulan tidak dilakukan secara sembarangan, melainkan mengacu pada kriteria dari Kementerian Pariwisata melalui program Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI).


“Penetapan desa wisata unggulan mengacu pada kriteria dari Kementerian Pariwisata melalui program ADWI,” ujar Dadan saat diwawancarai, Sabtu (2/5/2026).


Ia menyebutkan, ada sejumlah indikator penting yang harus dipenuhi desa wisata, terutama terkait potensi dan kesiapan dalam menerapkan standar pariwisata.


“Penilaian tersebut mencakup aspek CHSE, yakni Cleanliness, Health, Safety, serta Environmental Sustainability,” ucapnya.


Menurutnya, standar tersebut menjadi kunci utama dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan yang berkunjung.


“Standar ini menjadi kunci agar wisatawan merasa aman dan nyaman saat berkunjung,” jelas dia.

Baca juga: 40 Kloter Berangkat dari BIJB Kertajati Majalengka, Mayoritas Jamaah Asal Jawa Barat


Dari hasil pemetaan, enam desa wisata yang dinilai paling memenuhi kriteria tersebut adalah Desa Gegesik Kulon, Cikalahang, Belawa, Mundu Pesisir, Talun dan Pengarengan.


Desa Gegesik Kulon menjadi salah satu yang paling menonjol, khususnya dalam sektor seni dan budaya.


Desa ini dikenal dengan kekayaan tradisi seperti tari topeng, sintren, hingga pertunjukan wayang kulit, bahkan pernah meraih penghargaan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved