Kamis, 30 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Dirut PT SMU Majalengka Benahi Internal dan Pangkas 20 Karyawan: Bisnis Non-Budgeter Tetap Jalan

Di tengah sorotan mengenai kinerjanya, Dirut PT SMU Majalengka memberikan jawaban.

Tayang:
Penulis: Adhim Mugni Mubaroq | Editor: taufik ismail
Tribun Cirebon/Adhim Mugni Mubaroq
Direktur Utama PT SMU Majalengka, Iyan Kurniawan, saat di kantornya. 

Laporan Kontributor Majalengka, Adim Mubaroq 

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - PT Sindangkasih Multi Usaha (SMU) Majalengka langsung melakukan langkah drastis.

BUMD Majalengka ini tengah diterpa kasus yang sempat mengganggu kepercayaan publik, terkait kepengurusan sebelumnya yang sedang menjalani proses hukum.

Direktur Utama PT SMU Majalengka, Iyan Kurniawan, merombak internal perusahaan, memangkas jumlah karyawan, sekaligus memastikan bisnis tetap berjalan tanpa bergantung pada penyertaan modal pemerintah.

Dalam sekitar enam bulan sejak menjabat, Iyan menyebut fokus utamanya adalah menyelamatkan fondasi perusahaan.

Salah satu langkah yang diambil yakni efisiensi jumlah karyawan hingga 30 persen, disertai penyesuaian beban gaji.

“Ini bukan sekadar efisiensi anggaran, tapi penataan agar perusahaan lebih sehat dan profesional,” kata Iyan saat berbincang dengan Tribun, Kamis (30/4/2026).

Rekam Jejak Profesional

Di tengah proses pembenahan, sorotan juga datang dari sebagian netizen yang mempertanyakan posisi Iyan Kurniawan sebagai Direktur Utama. Isu tersebut mencuat seiring upaya perusahaan memulihkan kepercayaan publik.

Namun, merujuk pada ketentuan jabatan di BUMD, Direktur Utama disyaratkan memiliki pengalaman manajerial minimal lima tahun di perusahaan berbadan hukum.

Rekam jejak Iyan dinilai telah memenuhi bahkan melampaui ketentuan tersebut.

Ia memiliki pengalaman manajerial, termasuk menjabat sebagai pimpinan cabang selama sekitar tujuh tahun di Bank Sinarmas, baik di Majalengka maupun Indramayu. 

Posisi tersebut mencakup pengelolaan operasional, bisnis, hingga manajemen risiko di tingkat cabang.

Pengalaman itu menjadi fondasi pendekatan yang kini diterapkan di PT SMU, mulai dari efisiensi, penguatan tata kelola, hingga orientasi bisnis berbasis kinerja.

Profesional dan Bisnis Berjalan

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved